Tiakur, Lintas-Berita.com,- Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin thomas Noach secara resmi memimpin Upacara hari ulang tahun Palang Merah Indonesia (PMI) yang ke-79 tahun 2024 dengan Tema “Aksi Adaptasi Iklim” dan hari kesadaran Nasional (HKN) yang berlangsung di lingkungan kantor bupati Maluku Barat Daya (MBD), Selasa (17/09/24).
Terlibat dalam upacarat tersebut yakni, Komandan Upacara, Pasi Log Kodim 1511/Pulau Moa Lettu Arh Ruben Souhuat, Perwira Upacara, Pasi Ter Kodim 1511/Pulau Moa Kapten Inf Rudi Totomutu.
Turut hadir dalam upacara tersebut yakni, Wakil Bupati Kab. MBD (Drs. Agustinus L Kilikily, M.Si), Wakapolres MBD (Kompol J. Batara), Ketua PMI Kab MBD (Rommi I Rumabi), Perwakilan Kajari MBD Kasi Barang Bukti (Ahmad Lutfi SH.), Danki Brimob Kompi 4 Batalyon C Pelopor (AKP. Barnabas Hawu Haba), Pabung TNI-AL (Kapten Mar. Anton Suprapto), Pabung AU (Letda POM. Eko Sugiartono), Ketua PBVSI Kab. MBD (Ny. Relly Loblobly Noach), Asisten I Setda Kab. MBD (S. Dahaklory, S.Sos, M.Si), Asisten II Sekda Kab. MBD (J. Leulupna), Asisten III Sekda Kab MBD (Drs Yafet Lelatobur), Sekertaris Klasis Lemola (Pdt R Hitipeuw), Perwakilan Persit KCK Cab XXXlX Kodim 1511/P.Moa (Ny Rina Totomutu), Ketua Darma wanita persatuan Kab MBD (Ny Adelsy Reimialy), Para Pimpinan OPD, Tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach, Hari Kesadaran Nasional tahun 2024 diperingati pada tanggal 17 Juli. Peringatan ini bertujuan untuk mengingatkan pentingnya menata kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat.
Lanjut Bupati, Palang merah indonesia (PMI) didirikan berdasarkan keputusan presiden republik indonesia no.25 tahun 1950 dan no. 246 tahun 1963 tentang perhimpunan palang merah indonesia selanjutnya diperkuat dengan lahirnya undang-undang no.1 tahun 2018 tentang kepalangmerahan, dengan menjalankan berbagai kegiatan antara lain penanganan bencana, penanganan konflik, penyediaan darah yang aman dan sehat, penanganan masalah kesehatan sosial serta pendidikan, dan pela pelatihan dalam rangka pembinaan karakter generasi muda dan tugas- tugas kemanusiaan lainnya.
Menurutnya, Berdasarkan mandat undang-undang tersebut pmi sebagai organisasi kemanusiaan ini didirikan untuk membantu tugas pemerintah dengan tujuan meringankan penderitaan sesama manusia yang di sebabkan oleh bencana dan kerentanan lainnya dengan tidak membedakan agama, suku bangsa, bahasa, warna kulit, jenis kelamin, golongan dan pandangan politik serta tetap berpedoman pada prinsip-prinsip dasar gerakan internasional palang merah dan bulan sabit merah yaitu : kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan dan kesemestaan.
” Dunia saat ini tengah dihadapkan pada ancaman perubahan iklim pada bumi dan seisinya, dampak perubahan iklim sangat luas di masyarakat. tidak hanya berdampak pada naiknya temperatur bumi, tapi juga memengaruhi berbagai aspek alam dan kehidupan manusia,” Katanya.
Dikatakannya, Pada perayaan hut kali ini PMI berinisiasi melakukan kegiatan-kegiatan adaptasi perubahan iklim dan berkomitmen menjadi bagian dari solusi untuk bumi yang lebih baik sesuai tema peringatan hut PMI ke- 79 tahun ini yaitu “aksi adaptasi iklim”, sehingga kegiatan pmi pada segala lini ditujukan untuk memberikan respon terhadap perubahan iklim yang terjadi saat ini.
Oleh karena itu, saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada organisasi pmi maluku barat daya bersama jajaran yang telah hadir dan berkiprah memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. tidak lupa, marilah kita memanjatkan doa untuk saudara- saudara kita para pendiri PMI relawan, dan pengurus pmi yang telah berpulang mendahului kita semua, semoga amal baiknya diterima. (LB.01)
