Serahkan 242 SK CPNS; Bupati: Yang Ingin Kaya Mundur

Tiakur, Lintas-berita.com, – Sebanyak 243 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 resmi bergabung sebagai bagian dari Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Bupati Bupati Benyamin Thomas Noach, Senin pagi, 2 Juni 2025.

Bupati menyerahkan SK secara simbolis kepada lima orang perwakilan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada upacara yang berlangsung di lapangan Kantor Bupati di Tiakur. Penyerahan SK menjadi penanda dimulainya langkah baru dalam perjalanan para CPNS untuk mengabdi di MBD yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia ini.

Bupati Noach menyampaikan bahwa proses seleksi yang dilalui ribuan pelamar menunjukkan kualitas sumber daya manusia di MBD semakin kompetitif. “Dari ribuan pelamar yang ikut seleksi, hanya 243 yang berhasil lolos. Ini membuktikan bahwa saudara-saudara adalah orang-orang yang punya tekad, kapasitas, dan komitmen kuat untuk menjadi bagian dari pemerintahan,” ujar bupati.

Namun, Bupati juga memperingatkan PNS yang hanya ingin memanfaatkan statusnya sebagai pegawai untuk mengumpulkan kekayaan, sebaiknya mengundurkan diri.

Menjadi PNS, menurut bupati Noach, bukanlah jalan pintas menuju kekayaan, melainkan pilihan untuk mengabdi dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

“Saya mau tanya dulu, ada tidak diantara kalian yang bercita-cita jadi kaya karena menjadi PNS? Mau punya gaji satu miliar, mobil banyak, rumah bertingkat?. Kalau ada, berarti saudara sudah salah pintu. Besok pagi silakan lapor ke saya dan nyatakan tidak bersedia masuk perjuangan ini,” ujarnya disambut tawa peserta.

Noach menekankan bahwa PNS adalah pegawai negara yang bersifat sipil, berbeda dengan TNI atau Polri. Oleh karena itu, senjata utama mereka bukan senapan, melainkan pena, akal, dan niat tulus.

Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan para CPNS agar menjaga integritas dan tidak terlibat dalam praktik bisnis yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. “PNS jadi PPTK makan minum dari warungnya sendiri, masaknya sendiri. Ini masalah. Jaksa harus intip. Jangan main-main,” tegasnya.

Menurutnya, dalam lima tahun ke depan, Pemkab MBD akan mengutamakan promosi jabatan berdasarkan pengabdian di wilayah-wilayah sulit.

Noach menyebut, guru dan tenaga medis yang bersedia bertugas di pulau-pulau terpencil seperti Wetar, Masela, dan Sermata akan menjadi prioritas dalam penilaian.

“Tidak usah takut. Laksanakan saja tugasmu di tempat-tempat yang sulit. Pasti ada balasannya. Saya sudah bicara dengan BKPSDM, promosi nanti yang tertinggi nilainya adalah di tempat yang paling berat,” katanya.

Untuk mendukung kenyamanan kerja, Pemkab berencana membangun fasilitas akomodasi secara bertahap di desa-desa terpencil. Meskipun sempat tertunda karena efisiensi anggaran, tetapi bupati menjanjikan program itu akan tetap direalisasikan. “Ini bukan janji, ini biking. Pasti biking,” katanya dalam logat khasnya.

Diakhir sambutannya Bupati mendorong para PNS, khususnya yang kembali ke desa, untuk terlibat aktif dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui koperasi lokal. Pemerintah, tandasnya, tengah mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa sebagai motor penggerak ekonomi desa.

“PNS sekarang harus jadi agen perubahan. Pulang ke desa bantu koperasi, dorong ekonomi rakyat, dan wujudkan kesejahteraan bersama dengan gotong royong,” tegasnya.

Dengan semangat pengabdian yang terus ditegaskan, pengangkatan 243 CPNS ini diharapkan menjadi tonggak awal lahirnya birokrat muda yang diharapkan mampu membawa wajah baru dalam pelayanan publik di Kabupaten MBD,” tambahnya. (LB-01)

Penulis: Ari wassarEditor: Jay adrian
Exit mobile version