Dandim Rapat Evaluasi MBG Bersama Pegawai Kecamatan Babar Barat

oplus_1024

Tepa, Lintas-berita.com, – Komandan kodim (Dandim) 1511/Pulau Moa, Letkol Inf Nuriman Siswandi didampingi ketua DPRD Maluku Barat Daya (MBD) Petrusz A. Tunay, menggelar rapat evaluasi terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama pegawai kantor kecamatan Babart Barat.

Rapat yang berlangsung di aula Kantor Kecamatan Babar Barat, di Tepa, Rabu (17/09/25), juga dihadiri Pasi Ter Kodim 1511/P.Moa, Kapten Inf. Rudolf Totomutu, Pasi Intel Kodim 1511/P.Moa, Kapten Cke Jufri Said, KBO Intel Polres MBD, Ipda Roy Latusuai, Danramil 1511-03/Tepa, Letda Inf Eduard Sr Utukaman dan Camat Babar Barat D. Laipeny, Babinsa 1511-03/Tepa, Serda S. Selarulin, dan Kanit Binmas Polsek Tepa, Aipda Yulius Ratuanak.

Selain itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yayasan Harmoni, Ribka Liana Etwiory, Kepala dapur MBG Kabupaten MBD, Roga Lewanwoar, dan Siswa magang persiapan Kepala Dapur MBG, Setina Anmama, Kepala SMP Negeri 1 Tepa, Min Anmama, Supervisor BRI Unit Tepa, Cenda Pesumain, Kepala Puskesmas Tepa Hengky Laipeny, PLH Kepala PLN Tepa Pieter Aktawlora, lima orang pegawai UPT Bapenda dan anggota Kantor Camat Babar Barat serta BPP Tepa.

Dandim Nuriman Siswandi menyatakan bahwa tujuan rapat bersama itu adalah untuk mengevaluasi kegiatan MBG yang terhenti akibat dugaan puluhan siswa keracunan makanan, usai mengonsumsi MBG pada 11 September 2025.

Selain itu, untuk mengevaluasi tugas jajaran Kodim 1511/Pulau Moa sebagai penanggung jawab program MBG di Maluku Barat Daya, sekaligus dilakukan pendampingan, sehingga masalah serupa tidak terjadi di kemudian hari

“Kita berharap tidak lagi terjadi kasus siswa keracunan akibat mengonsumsi MBG di kemudian hari. Oleh karena itu kesalahan yang terjadi akan diperbaiki, baik dari segi bakunya, peralatan dapur yang higienis serta distribusi dan layanan pengantaran pada penerima mananfaat,” ujar Dandim Nuriman.

Menurutnya, Kodim sebagai pendamping dan pengawas, harus meningkatkan pengawasan serta membagun kordinasi dengan pihak lain yakni Polsek, petugas kesehatan dan pemerintah kecamatan, sehingga daat ditingkatkan kordinasi dan kolaborasi.

Dirinya berharap semua pihak membantu menyosialisasikan langkah-langkah penanganan program MBG yang telah dilakukan kepada masyarakat, terutama orang tua murid, sehingga program ini dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi peningkatan gizi dan kesehatan siswa.

“Peristiwa kemarin merupakan peringatan bagi kita semua untuk mengevaluasi dan berbenah diri, terutama bagi kepala SPPG,” katanya. (LB-01)

Penulis: Ari Wassar Editor: Jay Adrian
Exit mobile version