Tiakur, Lintas-berita.com,- Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya menggalakkan kembali budaya gotong royong melalui Gerakan Indonesia ASRI yang digelar di Kota Tiakur. Program ini menyasar kebersihan ruang publik dan pengurangan sampah plastik.
Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach, turut hadir dan mengikuti aksi bersih lingkungan bersama warga. Ia menegaskan bahwa kebersihan dan kesehatan lingkungan merupakan kebutuhan dasar yang harus menjadi kebiasaan sehari-hari.
Menurut pemerintah daerah, gerakan tersebut dirancang sebagai langkah berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Meski demikian, di sejumlah sudut kota masih ditemukan sampah plastik yang belum terkelola dengan baik.
Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana mengatakan gerakan tersebut ditujukan untuk membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.
“Perubahan besar dimulai dari langkah kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan mengelola sampah plastik dengan benar,” ujarnya di sela kegiatan.
Kegiatan yang digelar pemerintah daerah dan diikuti ratusan warga itu, untuk mendorong partisipasi publik dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Peserta terdiri atas pelajar, aparatur sipil negara, unsur TNI–Polri, dan masyarakat umum. Kegiatan diawali dengan apel bersama, dilanjutkan aksi bersih-bersih di sejumlah titik ruang publik.
Kegiatan Indonesia ASRI berlangsung sejak pagi dengan menyasar beberapa titik strategis di pusat Kota Tiakur. Aparat keamanan dan pemerintah daerah terlibat langsung dalam kerja bakti bersama masyarakat.
Selain aksi bersih lingkungan, kegiatan juga diisi dengan edukasi pengelolaan sampah, terutama sampah plastik yang kerap menjadi persoalan di wilayah pesisir dan perkotaan kecil.
Pemerintah daerah menyatakan akan mendorong gerakan serupa dilakukan secara rutin agar terbentuk kebiasaan kolektif menjaga kebersihan ruang publik. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (LB-01)
