TMMD Pulau Moa Kebut Pembangunan Sumur Bor, Progres Capai 80 Persen

Sumur Bor

Moain, Lintas-berita.com, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1511/Pulau Moa di Desa Moain, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), memasuki hari ke-11 dengan progres pembangunan sumur bor mencapai sekitar 80 persen.

Komandan Kodim 1511/Pulau Moa Letkol Inf Nuriman Siswandi mengatakan sumber air dari sumur bor tersebut, nantinya akan disalurkan langsung ke rumah-rumah warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

“Pembangunan sumur bor diperkirakan sudah mencapai 80 persen dan sumber airnya nanti akan dialirkan ke rumah warga,” ujar Letkol Inf Nuriman saat meninjau pengeboran sumur baru di Desa Moain, Senin, 4 Mei 2026.

Letkol Nuriman yang juga komandan Satgas TMMD ke-128, mengatakan program air bersih dalam TMMD mencakup lima titik pengerjaan, terdiri atas tiga titik pengeboran baru dan dua titik revitalisasi sumber air yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Ia mengatakan revitalisasi dilakukan setelah warga melaporkan kondisi pompa dan sumber air yang tidak lagi berfungsi optimal, sehingga perlu diperbaiki agar kembali dapat dimanfaatkan masyarakat.

Selain pembangunan sarana air bersih, Satgas TMMD juga mengerjakan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Hingga saat ini progres kedua program tersebut rata-rata telah mencapai 50 persen.

“Kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat selesai dalam satu bulan ke depan,” kata Dandim.

Program TMMD ke-128 di wilayah Pulau Moa juga mencakup sejumlah kegiatan tambahan, seperti pembangunan lapangan voli, rehabilitasi perpustakaan SD Negeri Moain, serta pembangunan kandang jepit untuk ternak.

Menurut Nuriman, kandang jepit dibangun untuk mendukung penanganan kesehatan ternak, termasuk pengobatan sapi yang sakit, bekerja sama dengan dokter hewan.

Ia menegaskan pelaksanaan TMMD tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait di Kabupaten Maluku Barat Daya.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan pemerintah daerah sangat besar, termasuk dalam kegiatan sosial dan pembinaan kelompok ternak,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, program TMMD juga melibatkan kolaborasi lintas sektor bersama dinas pariwisata dan dinas perikanan. Beberapa agenda yang disiapkan antara lain pekan seni budaya, pacuan kuda, dan penyuluhan bagi nelayan.

Menurut Nuriman, seluruh organisasi perangkat daerah di Kabupaten Maluku Barat Daya telah diarahkan untuk mendukung pelaksanaan TMMD di tiga wilayah sasaran, yakni Desa Moain, Tounwawan, dan Kiera.

Ia berharap program tersebut dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar air bersih hingga peningkatan kesejahteraan ekonomi warga melalui pembinaan sektor peternakan dan perikanan. (LB-01)

Exit mobile version