Bupati MBD, Resmi Buka Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Tahun 2023

Bupati MBD, Resmi Buka Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Tahun 2023

Tiakur, Lintas-Berita.com_ Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach secara resmi membuka kegiatan pembukaan pendidikan dan pelatihan bela negara tahun 2023 yang berlangsung di gedung serbaguna Wonreli kecamatan Kisar selatan kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Rabu (25/10/23).

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Bupati Kab. MBD (Benyamin Th Noach, ST), Wakil Bupati Kab. MBD (Drs Agustinus L Kilikily, M.Si), Dandim 1511/P. Moa (Letkol Inf Galih Perkasa), Ketua DPRD Kab. MBD (Petrus A Tunay, A.Md), Para Asisten Setda Kab. MBD dan para Staf Ahli, Para Pimpinan OPD lingkup Pemda Kab. MBD, Camat Kisar Selatan (Jhon Philip Mosse, SE), Camat Kisar Utara (Fernando Rupilu, SH, LLM), Danramil 1511-05/Wonreli (Kapten Chb William J Lerebulan), Kapolsek Kisar (Iptu Pol H J Laimeheriwa), Kalapas Kelas III Wonreli (Cristy, SH), Kacabjari Wonreli (Johanis R Felubun, SH), Danpos TNI-AL (Letda Laut Musa), Danpos Pamputer Yonif RK 733/Masariku (Sertu Sasmianto Yono), Ketua Klasis Pp. Kisar dan Roma (Pdt Allan Laimeheriwa, S.Si), Para Kepala Desa/Dusun Se-Pulau Kisar, Dan para peserta Bela Negara

Dalam sambutan Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Th Noach
menyampaikan bahwa, dalam acara Pembukaan Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara di Kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2023. Untuk itu saya ucapkan selamat datang kepada saudara-saudari semua yang mengikuti kegiatan ini dengan harapan kiranya Kegiatan
pendidikan dan Pelatihan Bela Negara di Kabupaten Maluku Barat Daya ini, dapat dijadikan sebagai
agenda yang bermanfaat bagi kepentingan kita bersama khususnya bagi Generasi mudah untuk mencapai cita-cita Bangsa dan Negara,”Kata Noach.

Menurut Noach, Konsep bela negara mengisyaratkan kepada kita untuk terus mengorbankan dan mengimplementasikan sikap rela berkorban demi bangsa dan negara serta tetap tumbuh bersama-Sama untuk berjUang pantang menyerah menuju Indonesia Maju. Bela Negara adalah tekad, sikap dan perilaku Warga negara yang dilakukan secara teratur, menyeluruh, dan terpadu serta dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

“Dasar hukum tentang upaya Bela Negara yaitu pasal 27 ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan bahwa, semua warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara dan pasal 30 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

Dikatakannya, Tujuan Bela Negara secara umum agar dapat mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, melestarikan budaya, menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara, menjaga identitas dan integritas bangsa dan negara. Sedangkan Fungsi Bela Negara adalah mempertahankan negara dari berbagai ancaman, menjaga keutuhan wilayah negara, merupakan kewajiban setiap warga negara dan merupakan panggilan sejarah bangsa,” ungkap Noach.

Selain itu, Konsep pelaksanaan Bela Negara bukanlah dalam artian wajib militer, melainkan menanamkan rasa rela berkorban bagi bangsa dan negara. Melalui Kegiatan ini diharapkan masyarakat mendapatkan kesadaran akan konsep bela negara yang terdiri dari nilai-nilai cinta tanah air, rela berkorban, dan yakin dengan ideologi Pancasila. Program Bela Negara harus bisa bentuk-bentuk diimplementasikan
dengan kekinian dan tidak terkesan dogmatis.

Lanjut Dikatakannya, Urusan Bela Negara bukan hanya menjadi kewajiban kelompok atau institusi tertentu saja, tetapi urusan bela negara adalah urusan semua warga negara apapun profesinya, terbangun nilai-nilai kebangsaan sebagai konstruksi dasar dari Bela Negara. Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara merupakan kegiatan penguatan aktualisasi nilai-nilai
Pancasila, rasa cinta tanah air, kesadaran bela negara dan berkonstitusi,” terang Bupati.

“Dalam tahapannya,kegiatan Bela Negara dimulai dari pembinaan
mental, bina fisik, kedisiplinan, wawasan kebangsaan,cinta tanah air, Pancasila dan UUD 1945 serta NKRI. Dalam UU nomor 3 tahun 2002 pasal 9 ayat (2). disebutkan bentuk-bentuk Usaha pembelaan negara,yaitu melalui Pendidikan Kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran, pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau secara wajib, dan pengabdian
sesuai profesi. Bentuk Bela Negara bisa beragam seperti dengan skill dan ketrampilan serta keahlian
yang dimiliki seperti di sektor industri. perdagangan,pertanian termasuk para Pegawai Negeri Sipil yang melakukan upaya bela negara dengan melakukan pelayanan terbaik, sehingga akan mampu memperkuat ketahanan nasional.

Olehnya, Dengan memantapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya bela negara, diharapkan nilai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.khususnya dalam menjaga lingkungan di Kabupaten
Maluku Barat Daya agar tercipta keamanan dan kedamaian. Tugas Bela Negara bukan hanya tugas TNI dan POLRI semata, namun Bela Negara merupakan tugas dan kewajiban kita semua sebagai warga negara indonesia, sebagai bagian dari komponen bangsa. Untuk itu saya mengajak kita semua untuk bersama-sama berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara sesuai peran dan profesi kita masing-masing. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa Kegiatan Bela negara di Kab. MBD baru dua kali dilaksanakan, yaitu Kegiatan Bela Negara yang pertama dilaksanakan pada tahun 2022 kemarin yang dipusatkan di Ibu kota Kabupaten Maluku Barat Daya yaitu di Tiakur, dan tahun ini dipusatkan pada dua Kecamatan yaitu Kec. Kisar Selatan dan Kec. Kisar Utara,tetapi itu bukan menjadi sesuatu hal yang membuat kita untuk berhenti berkarya bagi bangsa dan negara, tetapi ini merupakan sebuah tantangan bagi kita agar ke depan kita bisa berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara khususnya
Kabupaten Maluku Barat Daya yang kita cintai,”Ucap Bupati.

Ditambahkannya, Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara di Kabupaten Maluku Barat Daya yang diselenggarakan dihari ini dapat berjalan dengan lancar tanpa suatu halangan apapun, kurang dan lebihnya saya mohon maaf. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa selalu kekuatan dan kesehatan bagi kita memberikan
sekalian untuk terus berkarya bagi Negeri kita tercinta,” Harapnya.

” Dalam menjaga kedaulatan Negara, keutuhan wilayah dan keselamatan Bangsa demi kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia, berjalan untuk selalu bersikap dan berperilaku mencintai tanah air, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai Ideologi Negara, rela berkorban bagi Bangsa dan Negara serta memiliki kemampuan awal bela Negara.

Melalui sinergi antar segenap elemen Bangsa Indonesia, yang sipil, yang militer, yang menjalankan usaha, yang belajar dan mengajar, yang mewartakan berita, hingga yang menjadi teladan masyarakat, kita semua mampu membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat, mandiri, adil, dan makmur, serta berkepribadian dalam kebudayaan,” Pungkasnya.(LB.01)