Wetar, Lintas-berita.com,- Dua perusahaan pertambangan di Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yakni PT. Batutua Kharisma Permai – PT. Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) memperingati Hari Lingkungan Hidup se-dunia dengan melakukan aksi bersih-bersih di halaman Sekolah Dasar Negeri Lurang, dan Pasar Desa Lurang, Kamis, (5/5/2025).
Community Relations Superintendent BKP-BTR, Wilfridus Nahak, dalam sambutannya pada aksi bersih-bersih itu, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana sebagaimana yang diharapkan bersama.
“Setiap momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami selalu melakukan kegiatan tapi sebatas area perusahaan saja, dan tahun ini kami fokus melakukan kegiatan ke sekolah-sekolah dengan tujuannya sebagai pengenalan diri tentang kesadaran anak-anak dalam mengelola sampah secara baik dan benar,” kata Wilfridus Nahak.
Dengan mengangkat tema “Hentikan Polusi Plastik”, lanjut Will, tema itu mengingatkan semua pihak pada polusi plastik yang menjadi masalah serius di dunia saat ini dan tidak dapat dihindari.
Dia mencontohkan di rumah masing-masing semua memakai plastik, semua makanan yang kita makan kemasannya menggunakan plastik. Jika plastik tidak dapat dihindari setidaknya dapat dikelola untuk mengurangi polusi.
“Harapannya semoga adik-adik yang mengikuti kegiatan di hari ini, sepuluh tahun ke depan sudah menjadi generasi yang peduli terhadap sampah, yang belum terkelola dengan baik,” katanya.
Robert Kelen selaku pembawa materi lingkungan berharap semoga kegiatan itu dapat mencintakan budaya yang baik bagi Anak-anak, karena usia dini seperti mereka sangat mudah untuk dibentuk, sehingga ke depannya mereka bisa menjadi pioner untuk mengedukasi lewat sikapnya tentang bagaimana menggelolah sampah, terutama untuk menjaga kelestarian lingkungan di manapun mereka berada.
Sebanyak 130 orang siswa yang terlibat dalam kegiatan ini berhasil mengumpulkan 117 Kg sampah. “Ini merupakan tahap awal kegiatan yang cukup baik, semoga dapat berlanjut pada tahun yang akan datang semakin semangat lagi anak-anak kita,” ujar Robert.
Selain itu, salah satu siswi SMA yang terlibat dalam kegiatan ini berpendapat kegiatan yang diikutinya mengajarkannya untuk bagaimana menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, agar tetap memberikan dampak kesehatan yang baik untuk semua orang pada masa mendatang.
Sementara, Kepala SDN Lurang, Lyliana Johansz, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan dampak positif untuk anak-anak sekolah, terutama mengajarkan mereka tentang bagaimana menjaga kebersihan lingkungan. “Walaupun sudah diajarkan oleh para guru, namun dengan adanya kegiatan ini saya optimis ke depannya anak-anak semakin mengerti tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Dia berharap BKP-BTR dapat tetap berkomitmen untuk mengadakan kegiatan yang membawa dampak positif bagi anak-anak sekolah, khususnya SDN Lurang. (LB.01)







