Tiakur, Lintas-berita.com, – Untuk keempat kalinya puluhan anggota organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Maluku Barat Daya (MBD) menggelar aksi demo di Gedung DPRD setempat, untuk menuntut para wakil rakyat itu rekomendasi sebagai prasyarat pelantikan 178 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Aksi demonstrasi puluhan anggota GMNI Cabang MBD dipimpin langsung Ketuanya Ridolof Liomalitna, dan juga diikuti oleh puluhan calon PPPK MBD yang tidak dilantik oleh bupati MBD Benyamin Thomas Noach, pada 29 September 2025.
Menurut Ridolof Liomalitna, mereka akan terus berdemo untuk memperjuangkan hak 178 calon PPPK daerah itu, yang telah lolos seleksi namun tidak dilantik oleh Pemkab MBD.
“Demo keempat ini hanya satu tuntutan yakni DPRD mengeluarkan rekomendasi atau surat sebagai legitasi hukum agar basudara kita yang 178 orang ini dapat dilantik,” tegasnya.
Dia menegaskan, mereka akan tetap berdemo dan berada di gedung DPRD MBD sampai para wakil rakyat mengeluarkan rekomendasi sebagai legal standing DPRD kepada Pemkab MBD.
Dia menyayangkan keputusan Pemkab MBD yang tidak melantik 178 calon PPPK, bahkan diantara para calon ikut turun ke jalan memperjuangkan hak-hak mereka merupakan ibu-ibu hamil.
Ridolof juga membantah keras tudingan bahwa aksi demontrasi yang memasuki jilid keempat itu ditunggangi kepentingan politik tertentu.
“Selaku Ketua GMNI saya tegaskan tidak ada orang tertentu yang menghubungi saya dan meminta demonstrasi ini. Kami tidak ditunggangi siapapun atau kepentingan politik tertentu. Semua biaya yang keluar untuk aksi demo murni hasil gotong royong kader dan alumni GMNI MBD,” tegas Ridolof.
Dia berharap, perjuangan mereka dalam menyuarakan aspirasi dan hak masyarakat itu membuahkan hasil, dengan dilantiknya 178 orang calon PPPK tersebut. (LB-01)







