Harga Tiket Santika 77B Melonjak Naik, Ketum GMBK, Pemerintah MBD Segara Mencabut Izin Operasional.

Harga Tiket Santika 77B Melonjak Naik, Ketum GMBK, Pemerintah MBD Segara Mencabut Izin Operasional.

Ambon, Lintas-berita.com_ Kapal santika 77B milik perusahaan PT Dharma Indah yang melayani beberapa kabupaten/kota yang ada di provinsi maluku termasuk kabupaten maluku barat kini sangat meresahkan masyarakat akibat harga tiket yang secara drastis dinaikan tanpa ada kordinasi.

Setelah dikonfirmasi media Lintas-Berita.com kamis 08/09/2022 oleh Dames Lewansorna Ketua umum Gerakan membangun Bumi Kalwedo (GMBK) Ambon mengatakan bahwa Memang benar indikator kenaikan harga tiket dikarenakan pengharuh melonjak harga BBM, akan tetapi mestinya pihak perusahaan mengoordinasikan dulu dengan pemerintah daerah kabupaten maluku barat daya kira” solusinya seperti apa terkait dengan harga tiket kapal tersebut.

Sebagaimana dilansir media Dinamika.com oleh salah satu anggota DPRD propinsi maluku Dapil MBD-KKT Fraksi Golkar Anos Yermias menjelaskan bahwa awalnya Rute Ambon ke MBD misalnya, dari Kota Ambon ke Damer, tiket sebelumnya  sebesar Rp 335 dinaikan menjadi Rp 420 ribu. Dari Ambon menuju Moa, tiket sebelumnya Rp 465 dinaikan menjadi Rp 582 ribu. Tiket Kapal cepat dari Ambon  menuju Letti, tiket semula dari Rp 515 dinaikan menjadi Rp 645 ribu. Tiket Kapal cepat dari Ambon menuju Romang, dari harga tiket sebelumnya Rp 542 ribu dinaikan menjadi Rp 678 ribu. Dan tiket Kapal cepat dari Ambon menuju Kisar, dari harga tiket sebelumnya, Rp 587 ribu dinaikan menjadi Rp 735 ribu.

Lanjut Lewansorna” sebagaimana telah dibeberkan oleh anggota DPRD propinsi maluku dapil MBD-KKT Fraksi Golkar terkait harga tiket kapal cepat yang benar-benar menyusahkan serta meresahkan masyarakat MBD, sebaiknya dibicarakan dengan baik dulu baru dinaikkan, kalaupun pihak perusahaan tetap pertahankan untuk menaikkan harga tiket dengan alasan harga BBM tanpa ada kordinasi lebih dulu. Sebaiknya pemerintah daerah kabupaten maluku barat daya mencabut izin operasi Kapal Santika 77B karena sangat menyusahkan masyarakat.

Sementara pihak perusahaan secara resmi telah menaikan harga tiket kapal cepat namun pemerintah daerah kabupaten maluku barat daya, baik Bupati dan DPRD hanya diam dan terlihat ada namun tiada, sebab sampai sejauh ini belum meresponi Terkait kenaikan harga tiket Santika 77B,” Pungkas Dames.

Harapannya agar pemerintah MBD dalam Hal ini Bupati Dan DPRD jangan diam dan mengambil sikat melihat persoalan ini sebab hal ini menyangkut dengan kebutuhan masyarakat,”Tutup Dames Lewansorna.(LB.04)

Exit mobile version