Pemilik Lahan Ancam Tutup IPST Toisapu

Pemilik Lahan Ancam Tutup IPST Toisapu

Ambon, Lintas-Berita.com_ Enne Kailuhu selaku pemilik lahan TPA Toisapu mengancam menutup lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Toisapu, lantaraan Pemerintah Kota Ambon belum  membayar lahan miliknya.

“Saya mau kepastian tahun ini,jangan tahun depan,orang tua saya beli bukan minta tanah ini,saya  minta ketegasan dalam waktu dekat harus dilakukan pembayaran oleh pemerintah kota kalau tidak kami akan menutup lokasi ini,”katanya di TPA Toisapu Jumat(18/11/2022).

Enne mengaku mantan Walikota Ambon Richard Louhenapessy berjanji untuk melakukan pembayaran namun tidak diselesaikan.

“Kita menuntut pembayaran untuk 10 hektar jangan janji- janji terus,kita sudah bosan dengan janji yang dibilang dari mantan walikota par Ris,kita mau ketemu pa  Walikota, diarahkan ke Dinas Lingkungan Hidup, dan Asisten II,saya ngak mau seperti itu,jangan permainkan kita karena ini tanah milik orang tua saya harus tahu diri ,”tegasnya.

Sementara itu kuasa hukumnya, Fredi Mufun menegaskan, jika Pemerintah Kota Ambon tidak kunjung melakukan pembayaran terhadap IPST maka dalam waktu dekat akan dilakukan penutupan.

Penutupan lahan memiliki  dasar hukum sesuai putusan pengadilan.

Dijelaskan Putusannya itu, berupa akta damai, perdamaian itu dimintakan oleh Pemerintah Kota Ambon, 2019, dan setelah kita lakukan perdamaian, sekarang tahun 2022 kita minta kompensasi pembayaran sisa dari Pemkot Ambon.

“Untuk  tahun 2021 sudah ada pembayaran 1 hektar pertama dari putusan pengadilan yaitu 10 hektar, namun sampai sekarang belum juga terealisasi.

Mufun melanjutkan untuk objek ini seharusnya ditutup karena beberapa kali sudah dilakukan permohonan pembayaran, sampai dengan permintaan eksekusi dari pengadilan.

Selain itu pengadilan sudah melakukan Almaning, memanggil Pemkot dua kali tapi sampai saat ini belum ada kompensasi pembayaran lahan itu.

“Kita hanya menunggu itikad baik dari Pemerintah Kota Ambon untuk segera, lakukan pembayaran karena lahan ini dipakai untuk kebutuhan masyarakat Kota Ambon untuk membuang sampah setiap  harinya ,”ungkapnya.(LB.IR)