Dandim Letkol Inf.Galih Perkasa, Pimpin Upacara Bendera Minguan
Tiakur, Lintas-Berita.com_ Komando distrik militer (Kodim) 1511/Pulau Moa Rutin melaksanakan Upacara Bendera Merah Putih Minguan yang di pimpin langsung oleh Komandan Kodim 1511/Pulau Moa (Letkol Inf Gali Perkasa), yang bertempat di Lapangan Upacara makodim 1511/Pulau Moa Kelurahan Tiakur Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Senin (30/01/23).
Hadir dalam Upacara Bendera Merah Putih tersebut yakni, Pasi Ter Kodim 1511/Pulau Moa (Kapten Inf Rudi Tutumutu), Pasi Ops Kodim 1511/Pulau Moa (Lettu Inf Lius Pritel Sagulani), Pasi Log Kodim 1511/Pulau Moa (Lettu Inf Agus Sudarto).
Dalam upacara tersebut Bertindak Selaku Perangkat Upacara Bendera Merah Putih, Sebagai berikut Inspektur Upacara (Letkol Inf Gali Perkasa), Komandan Upacara (Letda Inf Muhammad Malawat), Perwira Upacara (Lettu Inf Usrin Sanduan), sementara itu untuk Pengibar Bendera Merah Putih, Serda Dedi Rupilu, Serda Yan Doris, Serda Hendrik, Pengucap Sapta Marga, Serda Blasius Kudmas.
Sementara uacara bendera yang di libatkan yakni, 1 SST Anggota Makodim 1511/Pulau Moa, 1 SST Anggota Koramil 1511-01/Tiakur.
Dalam Arahan Dandim 1511/Pulau Moa Letkol Inf. Galih Perkasa mengatakan bahwa, Upacara bendera mingguan ini jangan hanya dijadikan sekedar rutinitas yang biasa, namun harus benar-benar dimaknai sebagai sebuah implementasi jiwa Nasionalisme kita, melalui penghormatan terhadap simbol negara yang diperjuangkan melalui pengorbanan jiwa dan harta benda para pahlawan kusuma bangsa,” ujarnya.
Lanjutnya, Upacara pengibaran bendera dilaksanakan dalam rangka memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, nasionalisme dan solidaritas prajurit serta mengenang jasa para Pahlawan dan untuk menumbuhkan jiwa patriotisme guna menghormati Sang Saka Merah Putih serta menumbuhkan jiwa kedisiplinan bagi prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga, Delapan Wajib TNI dan Sumpah Prajurit.
“Upacara bendera juga memiliki makna penting, sebagai upaya untuk mengingatkan prajurit TNI khususnya di wilayah Kodim 1511/Pulau Moa, sebagai sarana Komando guna menjalin komunikasi antara pimpinan, Staf dan anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi dapat mengalir dan dipahami secara seksama, untuk dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkasnya.(LB.01)







