Gandeng Pers, Bawaslu MBD Utamakan Humasnya Menghadapi Pemilihan Tahun 2024
Tiakur, Lintas-Berita.com_ Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mengandeng Pers untuk utamakan humasnya dalam rangka menghadapi pemilihan serentak tahun 2024 mendatang di kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Kegiatan Pengelolaan Kehumasan, Piliputan Dan Dokumentasi Serta Informasi Publik tersebut berlangsung di Cafe koko Desa Wakarleli kecamatan Moa kabupaten Maluku Barat Daya, Selasa (21/02/23).
Hal ini disampaikan Koordinator Devisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten MBD, Matheos Rehiraky, saat membuka kegiatan pengelolaan kehumasan, peliputan, dokumentasi dan informasi publik,
Menurutnya, penyebaran informasi dengan cara kreatif dibutuhkan karena dapat diterima dengan tetap memperhatikan ketepatan dan akurasi berita atau informasi yang diberikan agar menjadi informasi public yang berkualitas dan bermanfaat. Karena, humas Bawaslu akan menjadi kunci dalam kaitannya dengan citra lembaga yakni Bawaslu kabupaten MBD.
Kerjasama dirasa penting karena Pers sebagai pilar keempat demokrasi memiliki peran yang sangat besar dalam semua tahapan sampai pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu). Sangat penting, karena Pers berperan besar dalam mendorong partisipasi masyarakat dan menjaga kondisi bangsa sampai ke daerah dalam keadaan kondusif,” ungkap Vecky.
“Kerjasama antara Bawaslu dan pers dalam mengawasi serta mengawal proses demokrasi di tahun 2024 nanti dapat berjalan dengan baik. Sekaligus secara tidak langsung dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang semua informasi sehingga jadi perhatian dan diterima bahkan mungkin disikapi demi suksesnya pesta demokrasi tahun 2024 dalam mewujudkan demokrasi yang adil,” tandasnya
Diakhir penyampaiannya, Ia mengingatkan bahwa kemudian tidak sekadar untuk mengesampingkan fungsi Pers sebagai sosial control, apalagi Negara Indonesia sebagai penganut sistem demokrasi. Sosial control itu akan disampaikan berupa kritikan keras dan kritikan biasa-biasa saja dalam wujud penulisan-penulisan yang disampaikan, tuturnya.(LB.01)







