Kodim 1511/P.Moa Peringati HUT TNI yang Ke-78

Kodim 1511/P.Moa Peringati HUT TNI yang Ke-78

Tiakur, Lintas-Berita.com_ Komando distrik militer (Kodim) 1511/Pulau Moa melaksanakan Upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun TNI ke-78 dengan mengakat Tema “TNI Patriot NKRI: Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju” yang berlangsung di Lapangan Makodim 15011/Pulau Moa, Kelurahan Tiakur Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kamis (05/10/23).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Dandim 1511/ P. Moa (Letkol Inf Galih Perkasa.

Turut hadir dalam Upacara tersebut yakni, Dandim 1511/P. Moa Letkol Inf Galih Perkasa, Pabung TNI-AL Kapten Mar Anthon Suprapto, Pabung TNI-AU Letda Sus Ismael, Wakapolres MBD Kompol Djesi Batara, S.Sos, Ajun Jaksa Madya Enriko Abiyanto Lumban Tobing, SH, Wakil Bupati Kab. MBD (Drs Agustinus L Kilikily, M.Si, Pj. Sekda Kab.MBD Drs Daud Remialy, Asisten II Setda Kab. MBD Jouhzes Leulufna, Asisten III Setda Kab. MBD (Drs Yafet Lelatobur, Danki Brimob Kompi IV Yon C AKP Barnabas Haba, Para Pimpinan OPD lingkup Pemda Kab. MBD, Para Pimpinan Vertikal dan Daerah, Para Tomas, Toga, dan Todat se-Kab. MBD, Para Pengusaha se-Kab. MBD, Dan Para Tamu Undangan lainnya.

Personel yang terlibat dalam upacara tersebut yakni, 1 SST Gabungan Perwira TNI-POLRI, 1 SST Kodim 1511/P. Moa, 1 SST Brimob Kompi IV Yon C, 1 SST Shabara Polres MBD, 1 SST Gabungan TNI, 1 SST Satpol-PP dan Damkar, 1 SST Siswa-siswi SMK Tiakur, 1 SST Pramuka.

Dalam amanat Panglima TNI, yang dibacakan oleh Dandim 1511/Pulau Moa Letkol Inf. Galih Perkasa bahwa, TNI telah hadir dan menjalankan amanah sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 78 tahun. Berbagai ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dan tumpah darah telah berhasil diatasi dengan baik. Berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga survei di tanah air TNI telah mendapat tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi baik di dalam maupun di luar negeri.

Lanjut Dandim mengatakan, saya
mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, loyalitas dan profesionalisme
yang telah ditunjukkan selama ini.
Terlepas dari kepercayaan masyarakat dan prestasi yang telah kita raih, TNI tidak boleh terlena karena beragam tantangan yang sedang dan akan kita hadapi tidaklah ringan. Setelah Pandemi Covid-19 mereda, dunia saat ini sedang berusaha memulihkan diri dari krisis pangan, krisis,energi, dan krisis finansial. Situasi geopolitik dan ekonomi juga dipenuhi dengan ketidakpastian akibat konflik dan krisis di berbagai belahan dunia. Di lingkup nasional, beragam potensi ancaman juga semakin kompleks. Untuk itu, momentum ulang tahun ke-78 TNI, harus kita jadikan sebagai bahan introspeksi untuk berbenah demi mewujudkan TNI yang profesional, modern, dan tangguh.

Dikatakannya, Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 TNI pada tahun 2023 ini, mengusung tema “TNI PATRIOT NKRI, PENGAWAL DEMOKRASI UNTUK INDONESIA MAJU”, yang mengandung makna, bahwa kekuatan TNI sebagai komponen utama pertahanan negara, berkomitmen untuk bersinergi,” ungkapnya.

“Dengan seluruh komponen bangsa lainnya dalam mengawal demokrasi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju dan sejahtera. Tema ini kita angkat karena salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia dalam waktu dekat adalah pemilihan umum serentak tahun 2024. Dimana akan dilaksanakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan anggota legislatif serta Pilkada
serentak di 548 daerah; yaitu pada 38 Provinsi, 415 Kabupaten dan 98 Kotamadya. Kelancaran dan kesuksesan agenda pesta
demokrasi tersebut akan sangat menentukan perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara
ke depan,” Terangnya.

“Untuk menyikapi kondisi tersebut, para prajurit TNI dituntut untuk peka dan antisipatif
terhadap dinamika dan perkembangan situasi bangsa. TNI berkomitmen untuk menjamin keamanan dan kelancaran dalam rangka mewujudkan Pemilu 2024 berlangsung dengan aman, damai dan sejuk.

Menurutnya, Menghadapi spektrum ancaman ke depan yang semakin luas dan kompleks, tidak terlepas dari dua hal yang sangat menentukan, yaitu perkembangan teknologi dan sistem pertahanan. Negara akan hadir untuk terus meningkatkan kapabilitas pertahanan yang relevan dengan perkembangan teknologi militer terkini, sehingga TNI dapat menjadi kekuatan pertahanan negara yang modern dan mampu berperan aktif serta memiliki daya getar tinggi di lingkungan strategis, regional maupun global. Pembangunan dan modernisasi kekuatan TNI saat ini tengah dilakukan secara bertahap.

Hal tersebut akan terus dilaksanakan dalam rangka menjaga kesinambungan, sesuai dengan kemampuan negara.Maka itu TNI harus terus melakukan adopsi, inovasi dan rekayasa teknologi mutakhir dalam Memberdayakan industri pertahanan global dengan memegang teguh semangat kemandirian melalui penguatan industri pertahanan dalam
negeri serta guna tercapainya postur TNI yang diharapkan,” Ucapnya.

Selain itu, penguatan budaya strategis prajurit TNI harus tetap menjadi pagar serta fondasi utama dalam pertahanan, yaitu TNI yang semakin profesional dan manunggal dengan rakyat. Sebagai bentuk perwujudan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (total defence system), yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah maupun sumber daya nasional lainnya, untuk menegakkan kedaulatan negara,
melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.
Para peserta upacara yang berbahagia.

Sebelum mengakhiri amanat ini, beberapa penekanan saya untuk dipedomani Tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, sebagai landasan mental pada setiap pelaksanaan tugas,”harapnya.

Ditambahkannya, selaku prajurit harus Pegang teguh amanat Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta jaga terus kemanunggalan dan kepercayaan rakyat kepada TNI serta laksanakan komitmen netralitas TNI. Ikuti peraturan, pedoman, dan perintah yang telah diberikan terkait cara bersikap dan bertindak dalam tahapan pesta demokrasi lima tahunan ini,” ujarnya.

Maka itu, kita harus Jalin komunikasi, kerjasama dan sinergitas dengan POLRI, kementrian/lembaga dan komponen bangsa yang lainnya demi tercapainya stabilitas keamanan nasional yang
aman, damai dan sejuk.

“Jaga nama baik TNI dimanapun berada, selalu ingat bahwa tindakan sekecil apapun akan
berdampak pada institusi TNI secara umum.

Selamat bekerja dan mengabdi untuk nusa dan bangsa. Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhanallahu Wa Ta’ala, selalu meridhoi setiap langkah pengabdian kita, demi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama,” Pungkasnya.(LB.01)

Exit mobile version