Tiakur, Lintas-Berita.com,- Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach secara resmi melantik Marnex B. Tanodi, S. Pd sebagai Kepala Desa Wakarleli masa jabatan 2024-2030 yang bertempat di Balai Desa Wakarleli Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Senin (18/03/24).
Hadir dalam Pelantikan tersebut yakni, Bupati MBD Benyamin Thomas Noach, Wakil Bupati Drs. Agustinus L. Kilikily, Pj, Sekretaris Daerah Drs. D Reimialy, Forkopimda, Para Asisten, Pimpinan OPD, Lurah Tiakur, Camat Moa, Kepala Desa Se Pulau Moa, Masyarakat Desa Wakarleli.
Adapun pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Maluku Barat Daya Nomor SK 100.3.1.5-90 tahun 2024 tentang Pemberhentian Kepala Desa dan Penetapan Pengesahan Pengangkatan Kepala Desa Wakarleli Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya.
Bupati Maluku Barat Daya menyematkan tanda pangkat dan jabatan kepada Kepala Desa Wakarleli.
Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, Para Asisten, Pimpinan OPD, serta seluruh masyarakat Desa Wakarleli mengucapkan selamat kepada Kepala Desa yang baru dilantik.
Bupati berharap, Kepala Desa yang dilantik dapat lebih menunjukkan komitmen, dedikasi dan loyalitas yang tinggi terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban.
“Saya ucapkan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik. Saya berharap untuk lebih bekerja keras dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat terwujud pemerintahan yang baik di Kabupaten Maluku Barat Daya tercinta ,” pesan Bupati.
Lebih lanjut Bupati menegaskan, Proses demokrasi itu terkadang berbeda tetapi, saya berharap bahwa setelah selesai proses Demokrasi maka perbedaan itu tidak boleh ada lagi.”tegas Bupati.
“Mari satukan hati satukan langkah untuk membangun Desa Wakarleli menjadi lebih baik.”ajak Bupati.
” Saya percaya bahwa dalam lima tahun dengan segala kekurangannya pada periode ini harus di tingkatkan demi kesejahteraan masyarakat desa,”ujar Bupati.
Mengakhiri Sambutannya Bupati menyampaikan yang paling utama adalah menjaga keamanan dan ketertiban.”kita tidak mungkin membangun tanpa rasa aman, rasa Damai, di tengah-tengah masyarakat.”pungkasnya.(LB.01)
