Tiakur, Lintas-Berita.com,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar peluncuran tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024, Rabu (26/06/2024).
Kegiatan peluncuran tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024. berlangsung di gedung serbaguna Tiakur kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat daya (MBD).
Hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Bupati MBD Benyamin Thomas Noach bersama isteri, Dandim 1511/Pulau Moa, Letkol Inf. Galih Perkasa bersama isteri, Kapolres AKBP, Pulung Witono SIK, bersama isteri, Kejari MBD ketua DPRD MBD. A Tunay, Ketua KPU MBD. Yoma .E.D Naskay, Para Asisten Setda Kabupaten MBD, para pimpinan OPD lingkup Pemda MBD, Danki Brimob Kompi 4 Batalyo Pelopor MBD,
Pabung TNI AU, Pabung TNI AL, Para Komisioner KPU MBD, Para Pimpinan Partai Politik Kab, MBD, Para Kepala Desa Sekabupaten Moa, Para anggota KPU MBD.
Dalam sambutan ketua KPU MBD, Yoma .E.D Naskay mengatakan bahwa, Berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024, tahapan pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan dilakukan pada 5 Mei 2024 hingga 19 Agustus 2024,” Katanya.
Lanjut Naskay, Tahun 2024 adalah tahun politik yang sangat penting bagi kita dalam menentukan nasib Kabupaten MBD ke depan oleh karena hari ini kita meluncurkan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya,” Ungkapnya.
Sebagai informasi KPU telah membentuk (PPK, PPS, KPPS dan petugas Pantarlih)
Naskay Berharap agar masyarakat dapat menerima kunjungan Pantarlih dan siapkan dokumen yang diminta demi memastikan basudara juga dapat hak sebagai peserta pemilih pada Pilkada tahun 2024 ini.
Dirinya juga mengajak semua masyarakat Maluku Barat Daya mari bergandengan tangan dan sukseskan Pilkada pada tanggal 27 November 2024, ini merupakan sejarah Demokrasi Indonesia karena pemilihan Kepala Daerah dilaksanakan secara serentak di seluruh tanah air,” Tutupnya.
Sementara itu Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Th. Noach dalam sambutannya mengatakan bahwa, Kedaulatan rakyat didaulatkan pada pelaksanaan pemilu sehingga hak rakyat tersalurkan dengan baik. Kita sepakat untuk menetapkan negara ini sebagai negara demokrasi mari kita laksanakan pemilihan umum secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Zaman dulu sebelum reformasi jujur dan adil tidak ada yang ada langsung umum bebas dan rahasia,” Ucap Bupati.
Menurutnya, Asas Langsung dalam Pemilu memastikan bahwa rakyat sebagai pemilih memiliki hak untuk memberikan suaranya secara langsung sesuai dengan kehendak hati nuraninya, tanpa perantara. Asas Umum dalam Pemilu menjamin kesempatan yang berlaku menyeluruh bagi semua warga negara yang memenuhi persyaratan sesuai undang-undang. umum memastikan bahwa tidak ada diskriminasi berdasarkan suku, agama, ras, golongan, jenis kelamin, kedaerahan, pekerjaan, dan status sosial. Asas Bebas memastikan bahwa setiap warga negara memiliki kebebasan dalam menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapapun,” Ungkapnya.
Dikatakannya, Rahasia, di mana pemilih yang memberikan suaranya dipastikan bahwa pilihannya tidak akan diketahui oleh pihak manapun dan dengan cara apa pun. Asas Jujur mengharapkan bahwa setiap penyelenggara Pemilu, aparat pemerintah, peserta Pemilu, pengawas Pemilu, pemantau Pemilu, pemilih, serta semua pihak yang terkait dalam penyelenggaraan Pemilu harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Asas Adil menjamin bahwa setiap pemilih dan peserta Pemilu akan diperlakukan secara sama dan bebas dari kecurangan pihak manapun dalam penyelenggaraan Pemilu.
Tambah Noach, Pemimpin yang kita cari adalah pemimpin yang mendapat amanah dari Tuhan.
“Rakyat yang sudah berumur 17 tahun dapat ikut dalam pemilihan umum, bagi pimpinan di SMA dan SMK dapat memberikan pemahaman yang baik kepada anak-anak didik yang sudah mempunyai hak pilih mereka, ini adalah pemilih pemula yang harus tahu cara ikut pemilu sehingga mereka tidak golput,” Tutur Noach.
Dirinya menambahkan bahwa, Pemilihan umum harus dilaksanakan dengan sukacita dengan sukaria tidak boleh ada dendam, tidak boleh ada permusuhan apalagi balas dendam. Kabupaten Maluku Barat Daya sangat banyak menyumbang kebohongan dan hoax sehingga kita saling menjatuhkan, membenci dan menghina,” Ucap Bupati.
Oleh karena itu, selaku pimpinan di daerah ini meminta agar jangan ribut-ribut, siapapun yang nanti jadi bupati harus bisa bekerja dengan jujur dan adil. hasil pilkada harus jujur dan adil, jika benar katakan benar jika salah katakan salah. Saya minta tolong kepada seluruh mayarakat mari kita sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan dalam mensukseskan pilkada serentak tahun 2024 di bumi Kalwedo ini,” Ujarnya.
Pemilihan Bupati adalah awal dari perjuangan kita menuju MBD yang lebih maju agar kita bekerja sama menjadi MBD hebat, maju dan berdaya saing,” Pungkasnya. (LB.01)







