Tiakur, Lintas-Berita.com,- Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Benyamin Thomas Noach memaparkan sejumlah capaian pembagunan selam dirinya menjabat sebagai Bupati Maluku Barat Daya bersama wakil Bupati Maluku Barat Daya Agustinus Lekwarday Kilikily selama 3 tahun lebih.
Dalam sambutan Bupati Maluku Barat Daya, Noach Menyebut bahwa, Hari ulang tahun kabupaten Maluku Barat Daya ini kita peringati, sebagai wujud ungkapan syukur atas dinamika perjalanan pembagunan sejak terbentuknya kabupaten Maluku Barat Daya hingga saat ini. Selain itu, momen peringatan hari ulang tahun kita maknai sebagai momen refleksi terhadap pembagunan yang telah dilaksanakan, guna guna memperbaiki kekurangan-kekurangan dan melanjutkan bahkan meningkatkan hal-hal yang baik, agar kabupaten MBD Yang Kita cintai Mengalami kemajuan yang berkelanjutan.
” Pada momen ini juga, atas nama pemerintah daerah dan masyarakat kabupaten MBD mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Para pejuang, perintis dan pendiri kabupaten MBD, yang telah berjuang dan memberikan kontribusi nyata dalam membentuk daerah otonomi ini,” Ucap Bupati.
Lanjut Bupati, perjuangan para Pejuang sampai saat ini kita semua dapat menikmati pencapaian kemajuan pembagunan di kabupaten MBD serta manfaatnya bagi kita semua bahkan generasi kita yang akan datang.
Menurutnya, sebagai kabupaten yang sedang berkembang usia 16 tahun menunjukan kabupaten MBD menapaki perjalanan sejarah yangasih panjang kedepan dalam bidang pemerintahan, pembagunan dan pelayanan masyarakat, untuk itu saya mengajak seluruh komponen yang ada di MBD khususnya yang hadir saat ini untuk menjadikan hari ulang tahun Kabupaten MBD ini, sebagai sarana untuk mengingat dan melihat kembali terhadap apa yang telah dan akan kita lakukan demi dan untuk kemajuan pembagunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dikatakannya, capaian-capaian kemajuan pembagunan yang di laksanakan di kabupaten MBD. Hal ini tergambar dari indikator makro daerah yang menunjukan laju pertumbuhan ekonomi kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2023 berdasarkan PDRB atas dasar harga kontan tahun 2023 pertumbuhan ekonomi bergerak mengalami kenaikan dimana tahun 2020 sebesar Negatif 0,13 persen dan di Tahun 2023 naik menjadi 24,85 persen, sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi tanpa industri logam dasar pada tahun 2020 sebesar negatif 0,13 persen dan pada tahun 2023 naik menjadi 4,56 persen. PDRB per kapita yang menggambarkan rata-rata PDRB yang diterima oleh seluruh penduduk Kabupaten Maluku Barat Daya Tahun 2021 mencapai 23,96 juta rupiah dan pada tahun 2023 naik menjadi 33,43 juta rupiah.
“Secara umum Indeks Pembangunan Manusia di MBD, terus mengalami kemajuan. IPM Kabupaten Maluku Barat Daya meningkat dari 65,14 poin pada tahun 2021 menjadi 66,71 poin pada tahun 2023,” Terangnya.
Pembangunan di Maluku Barat Daya juga masih diperhadapkan dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Namun demikian, dari tahun ke tahun secara perlahan mengalami tahun 2020 persentase penurunan. Pada penduduk miskin sebesar 29,55 persen atau sebanyak 21,37 ribu jiwa dan pada tahun 2023 turun menjadi 28,78 persen atau sebanyak 21,23 ribu jiwa. Beberapa strategi dan kebijakan yang diambil dalam upaya penurunan angka kemiskinan ini antara lain: Memberikan insentif kepada para Kepala Soa, dan Siniri; Memberikan asuransi dalam bentuk program BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.372 (Seribu Tiga Ratus Tujuh Puluh Dua) orang Tukang Tipar, dan 2.773 (Dua Ribu Tujuh Ratus Tujuh Puluh Tiga) Nelayan, serta 2.641. Pembangunan infrastruktur dasar Jalan, air bersih, Fasilitas kesehatan dan Fasilitas pendidikan, Perbaikan RTLH.
“Bantuan pemberdayaan Rakyat,
Memekarkan 14 (Empat Belas) Dusun menjadi Desa Persiapan, dengan harapan agar 14 (Empat Belas) Desa Persiapan ini pada saatnya dapat ditingkatkan statusnya menja Desa Definif sehingga dapat mengelola Alokasi Dana Desa maupun Anggaran Dana Desa secara otonomi,” Ungkap Noach.
Olehnya, Kesejahteraan dapat ditingkatkan dengan mengurangi jumlah penduduk miskin. Untuk keluar dari kemiskinan, penduduk perlu memiliki pekerjaan yang mampu memberikan pendapatan minimum bagi pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan sektor ketenagakerjaan memberikan kontribusi yang cukup besar dalam upaya mengurangi jumlah penduduk miskin.
Partisipasi Angkatan Kerja di Kabupaten Maluku Barat Daya masih didominasi oleh sektor pertanian karena sektor ini tidak diperlukan sumber daya pendidikan yang relatif tinggi, sehingga potensi tenaga kerja yang belum tersalurkan di sektor lain dapat diserap di sektor pertanian.
” Pada Tahun 2020 Angkatan Kerja di Kabupaten Maluku Barat Daya, mencapai 36.482 jiwa dan pada tahun 2023 naik menjadi 41.552 jiwa. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja pada tahun 2020 sebesar 70,75 persen dan pada tahun 2023 turun menjadi 67,99 persen. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka pada tahun 2020 sebesar 3,60 persen dan pada tahun 2023 turun menjadi 2,43 persen,” Tutur Noach.
Prestasi-prestasi secara nasional yang kita raih sehingga mendapat beberapa penghargaan tingkat nasional, antara lain: Penghargaan Tahun 2022 mendapat Manggala Karya Kencana, yaitu Penghargaan Tertinggi dari BKKBN Pusat yang diberikan kepada Ketua PKK Kabupaten Maluku Barat Daya
Pada Tahun 2023 mendapat Penghargaan Manggala Karya Kencana melalui kegiatan Inovasi Penurunan Stunting Terbaik yang diberikan kepada Bupati Maluku Barat Daya.
“prestasi-prestasi yang diperoleh di tingkat Nasional, ada juga banyak prestasi yang diperoleh di Tingkat Propinsi yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu, namun diantaranya adalah penghargaan yang diberikan oleh Ombudsmen sebagai lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik,” Pungkasnya. (LB.01)
