Ambon, Lintas-berita.com, – Pertama kalinya setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena – Elly Toisutta bertemu dan bertatap muka dengn Apararur Sipil Negara (ASN) Pemkot setempat, Selasa (4/3/2025).
Dalam pertemuan perdana yang berlangsung lantai dua Maluku City Mall (MCM) Tantui, Wali Kota Bodewin Wattimena menyampaikan harapannya, agar seluruh pegawai memiliki persepsi yang sama, dan bekerja dalam satu tujuan demi membangun Ambon.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, seluruh ASN harus menyatukan langkah dan persepsi, bekerja satu arah untuk mewujudkan janji politik yang sudah kami sampaikan kepada masyarakat,” ujar Walikota Ambon Bodewin Wattimena kepada wartawan usai pertemuan perdana tersebut.
Dia menegaskan, ASN yang tidak mau bekerja secara optimal, yang hanya hadir di kantor tanpa kinerja nyata, atau bahkan terlibat korupsi, tidak memiliki tempat dalam tim kerja pemerintah kota.
“Kalau masih ada ASN yang malas, bekerja setengah hati, atau hanya menghabiskan waktu di rumah kopi, sebaiknya menyingkir. Kami butuh tim yang utuh dan solid untuk memperbaiki kota ini dalam lima tahun ke depan,” tegas Bodewin.
Di tengah tantangan keuangan Kota Ambon yang masih memiliki utang, Wali Kota menekankan pentingnya efisiensi dan restrukturisasi anggaran agar stabilitas keuangan dapat kembali normal.
“Kami berharap di akhir 2025, Kota Ambon tidak lagi memiliki utang kepada pihak ketiga. Oleh karena itu, efisiensi wajib dilakukan oleh seluruh jajaran ASN, termasuk dalam belanja alat tulis kantor (ATK), perjalanan dinas, studi banding yang tidak penting dan pengeluaran lain yang bisa dikurangi,” katanya.
Dengan langkah efisiensi ini, Bodewin optimistis Pemkot dapat melunasi lebih dari Rp50 miliar utang yang saat ini masih membebani kota.
Selain itu, menurut Bodewin optimalisasi anggaran juga untuk memastikan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Alokasi Dana Desa (ADD) bagi ASN serta perangkat desa dapat dilakukan.
Dalam pertemuan tersebut, Wali kota juga menyoroti masalah kebersihan, terutama terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS). “Kami ingin agar dalam satu bulan ke depan, TPS di kota ini bisa lebih tertata dan bersih. Tampilan TPS harus diubah agar tidak lagi terlihat kumuh seperti sekarang,” ungkapnya.
Selain membahas kebijakan lokal, Wali Kota juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam mendukung berbagai program strategis nasional, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), efisiensi anggaran serta kebijakan ketahanan pangan.
“Kita wajib mendukung kebijakan pemerintah pusat agar selaras dengan kebijakan di provinsi dan kota. Dengan demikian, pembangunan di kota ini bisa berjalan seiring dengan program strategis nasional,” tutupnya.
Dengan komitmen efisiensi anggaran, peningkatan kinerja ASN, dan dukungan terhadap kebijakan nasional, diharapkan pembangunan Kota Ambon dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” ujar Bodewin Wattimena. (LB-04)







