Ambon, Lintas-berita.com, – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa membuka resmi Gebyar Ramadhan Keuangan (GERAK) Syariah, yang berpusat di halaman Masjid Raya Alfatah, Ambon, Sabtu (8/3/2025).
Kegiatan yang digelar untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan khususnya di Bulan Ramadan 1446 H, dengan mengangkat tema “Ramadhan Bermakna Bersama Keuangan Syariah”.
GERAK diinisiasi OJK Perwakilan Maluku dan dikerjasamakan oleh Pemprov Maluku, BI Perwakilan Maluku, dan pengurus MES, yang juga dirangkai dengan pelantikan pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Maluku.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dalam kesempatan itu mengatakan ekonomi syariah bersifat universial, yang memberi manfaat bukan hanya untuk umat Islam, tetapi juga untuk semua umat beragama, karena selain bertumpu pada prinsip halal dan baik, juga menjunjung tinggi nilai kejujuran bagi kaum yang lemah.
Sedangkan terkait pelantikan pengurus MES, Gubernur berharap menjadi langkah awal pengembangan ekonomi syariah di Maluku. Setelah dilantik MES Maluku dapat mengembangkan program Ekonomi Syariah di wilayah itu, sehingga bisa memberikan manfaat yang berarti bagi masyarakat.
Sementara Ketua Umum MES Maluku, Sadali Ie yang baru dilantik, menyampaikan ada tiga program yang akan dilaksanakan yaitu sosialisasi literasi keuangan syariah dengan mitra OJK dan Bank Indonesia, sosialisasi inklusi keuangan syariah, serta pengembangan pasar industri halal.
“Dengan kehadiran Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur Maluku hari ini, menunjukan komitmen untuk pengembangan ekonomi syariah di Provinsi Maluku,” ujar Sadali.
Kepala OJK Provinsi Maluku Andi Muhammad Yusuf, menyampaikan GERAK Syariah yang diinisiatif OJK, ditujukan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, guna memperkuat perekonomian nasional dan mendorong kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengoptimalkan momentum Ramadhan 1446 Hijriah.
“GERAK Syariah 2025 ini merupakan program yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia sebagai media kolaborasi dan sinergi seluruh kekuatan dalam ekonomi keuangan syariah untuk bersama-sama mendorong dan memajukan literasi dan inklusi keuangan syariah,” katanya.
GERAK Syariah juga merupakan bagian dari program Gencarkan (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) yang dicanangkan pemerintah bersama OJK dan Dewan Nasional Keuangan Inklusif pada tahun 2024, dan dilanjutkan lagi pada tahun ini secara lebih masif dan kolaboratif serta merata ke seluruh Indonesia termasuk di Maluku.
Andi juga berharap Pengurus MES Maluku yang baru dilantik akan memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh stakeholders yang ada, sebagai wadah inklusif untuk dapat menggagas berbagai program kerja demi peningkatan ekonomi, literasi dan inklusi keuangan syariah di Maluku.
Kegiatan dilanjutkan dengan acara pembukaan GERAK Syariah Maluku 2025, pemberian bantuan kredit usaha rakyat, dan santunan bagi anak yatim piatu. (LB-04)
