Ambon, Lintas-Berita.com, – Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengimbau masyarakat khususnya Umat Muslim untuk merayakan malam takbiran dengan penuh khidmat, tanpa melakukan konvoi kendaraan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk merayakan malam takbiran dengan cara lebih tertib dan kondusif, tanpa perlu melakukan konvoi kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan,” ujar Abdullah Vanath di kediamannya Karang Panjang Ambon, Sabtu (29/3/2025).
Wagub Vanath yang didampingi Kakanwil Kementerian Agama Maluku, H. Yamin, saat itu juga menyerahkan jas, jubah, kopiah, sorban dan membagi tali kasih kepada Pimpinan Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Imam maupun Penghulu dari Masjid Raya Al-Fatah dan Masjid Jami, beserta Qoriah.
Bantuan yang diserahkan tersebut, akan dikenakan pada saat melaksanakan Sholat Idul Fitri 1446 Hijriah yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon.
Menurut wagub, ada banyak cara untuk merayakan malam kemenangan ini tanpa mengganggu ketertiban umum.
Selain itu, ia juga menginformasikan bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini akan dipusatkan di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, dan dirinya akan bertindak sebagai khatib. Dia berharap cuaca dan suasana mendukung sehingga pelaksanaan sholat di hari kemenangan itu dapat berjalan dengan aman lancar.
Di kesempatan yang sama, Kakanwil Kementerian Agama Maluku, H. Yamin, turut mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan ketentraman demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang damai selama perayaan Idul Fitri.
“Dengan menjaga keamanan dan ketertiban, kita semua dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita tanpa gangguan,” kata H. Yamin.
Pemerintah daerah berharap seluruh masyarakat dapat mematuhi imbauan ini agar suasana perayaan tetap berjalan aman, tertib, dan penuh keberkahan.
Wagub yang didampingi Ketua MUI Maluku, Abdullah Latuapo, Karo Kesra Maluku, tokoh agama Islam dan OKP juga turut meninjau Posko Pemantauan Rukyatul Hilal 1 Syawal 1446 Hijriah di sekitar monumen Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu, Karang Panjang, yang bersebelahan dengan rumah dinas Wagub (LB-02)
