Tiakur, Lintas-Berita.com, – Ratusan warga Muslim di Kota Tiakur, Ibu Kota Kabupaten Maluku Barat Daya, tumpah ruah memenuhi Masjid Nurul Iman Kalwedo untuk melakukan Sholat Id Idulfitri 1446 Hijriah, Senin (31/3/2026) pagi.
Pantauan media ini, lebih dari 350 warga Muslim Tiakur, tumpah ruah hingga memenuhi halaman masjid Nurul Iman Kalwedo–Masjid utama dan tertua di Kota Tiakur–untuk mengikuti sholat berjamaah untuk merayakan hari kemenangan setelah sebulan menjalani ibadah puasa yang dimulai tepat pukul pukul 07.30 WIT.
Sejumlah pejabat TNI dan Polri juga terlihat diantara ratusan warga untuk mengiuti Sholat diantaranya, Dandim 1511/P. Moa, Letkol Inf. Galih Perkasa, Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana, Pasi Intel Kodim 1511/P.Moa, Kapten Chb. Jufri Said, Pasi Ops Kodim 1511/P. Moa, Kapten Inf Sukamto, Danki Kompi C Yonif 734/SNS, Lettu Inf Arifin Paliwang, Pabung TNI-AL, Kapten Mar Anton Suprapto, Pabung AU, Letda Sus. Heru Sudarsono, serta anggota Kodim Pulau Moa dan anggota Polres MBD yang beragama Muslim.
Bertindak sebagai imam pada Sholat Idul Fitri itu yakni Ustadz Qomar, sedangkan Khatibnya yakni Haji Masrukin.
Haji Masrukin dalam khotbahnya mengajak umat Muslim untuk memanjatkan puji syukur dan sukacita, karena bisa bertemu dengan hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa menahan hawa nafsu.
“Setelah sebulan lamanya kita berpuasa, maka sekarang tiba saatnya kita tumpahkan rasa senang dan haru sembari mengucapkan Allah Hu Akbar,” katanya.
Khatib berharap Insya Allah ke depan hidup umat Muslim akan menjadi lebih baik, amal ibadah akan semakin meningkat, sebagai manifestasi rasa syukur kepada Allah SWT.
“Selain kita bertekad untuk memperbaiki hubungan kita dengan Allah pada momen Idulfitri ini, kita selayaknya juga memperbagus tali persaudaraan, pertalian kerabat dan interaksi sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Menurutnya, dalam ajaran Islam telah diatur bahwa menjalin hubungan baik dengan sesama sangat penting. “Karena itu sebagai manusia yang tidak luput dari kesalahan kita semua baik yang disengaja maupun tidak, kepada keluarga saudara tetangga maupun teman-teman dan keluarga kita perbaiki dengan saling memaafkan,” katanya.
Pada prinsipnya, menurut Khatib, semua umat merayakan Idulfitri bersama-sama sebagai makhluk yang lemah, sehingga kita membutuhkan Allah Subhanahu Wa ta’ala untuk bersandar di mana saja dan kapan saja.
“Begitu mulianya Allah memperlakukan kita sehingga kita patut mempermuliakan-Nya. Oleh sebab itu janganlah kita menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan kepada kita. Berbuat baik kepada saudara-saudara kita,” demikian Haji Masrukin dalam khotbahnya.
Pelaksanaan shalat Idulfitri di Masjid Nurul Iman Kalwedo turut mendapat pengawalan dan pengamanan ketat dari personel Kodim 1511/Pulau Moa, Personel Polres maupun petugas Satpol PP MBD. (LB-01)
