Ambon, Lintas Berita.com, Pemerintah Provinsi Maluku mengirimkan sejumlah bansos kepada masyarakat di sejumlah desa di Seram Utara, Kabupaten Maluku Tenggah, terutama yang terkena dampak konflik kemanusiaan pada 3 April lalu.
Bansos yang akan dibagikan kepada warga Desa Masihulan, Olong, Sawai dan Desa Rumaholat itu, Pengirimannya dilepas Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dari lobi Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, Sabtu (19/4/2025).
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku, Djalaludin Salampessy, selaku Ketua Panitia menjelaskan bansos yang dikirim akan dibagikan kepada 802 kepala keluarga (KK).
Setiap kepala keluarga mendapatkan bantuan dengan jumlah yang sama yaitu 10 kg beras dan 1 kg gula.
“Khusus untuk Desa Masihulan, mendapat bantuan tambahan berupa terpal, selimut, makanan siap saji, kebutuhan wanita, dan perlengkapan untuk anak-anak sekolah, serta vitamin dan obat-obatan,” katanya.
Gubernur Maluku mengungkapkan kebahagiaan dan sukacitanya akan kegiatan penyaluran bansos yang digagas secara internal oleh Pemprov Maluku.
Hendrik juga menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam atas kerja sama yang telah dibangun antara semua pihak, termasuk kepada rombongan yang mengantar dan membagikan bansos tersebut di empat desa di Seram Utara.
“Saya berharap rombongan dapat melakukan pendistribusian dengan baik, dan saya doakan sampai tujuan dalam kondisi sehat,” ujar mantan anggota DPR RI dari Dapil Maluku itu.
Bansos yang disalurkan, menurut Gubernur, sangat dibutuhkan oleh warga empat desa tersebut, dan diharapkan dalam pengelolaannya di lapangaan tidak terjadi penyimpangan dari perencanaan, dan disalurkan sebagaimana yang telah diniatkan dari awal.
“Saya mengapresiasi kerjasama semua pihak yang terlibat dalam acara di hari ini, semoga perjalanan berjalan dengan baik dan kembali dalam kondisi sehat wal afiat,” tambah Gubernur.
Hadir pada kesempatan itu pimpinan lembaga vertikal, pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku, serta Pejabat Kodam XV Pattimura. (LB-02)
