Bupati MBD Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025

Tiakur, Lintas-berita.com,- Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Thomas Noach memimpin upacara peringatan Hari Lahir (Harla) Pancasila tahun 2025 di halaman kantor Bupati MBD, Senin (2/6/25).

Peringatan harla Pancasila juga dihadiri Wakil Bupati MBD Agusthinus. Kilikily, Penjabat Sekda MBD Daud Remialy, Dandim 1511/P. Moa, Letkol Inf Galih Perkasa, Kaplres MBD AKBP. Budhi Suriawardhana, para asisten Setda dan staf ahli Bupati MBD serta Wakil Ketua I DPRD MBD Johan Mose.

Selain itu dihadiri juga oleh Pabung TNI AL Kapten Mar. Anton Suprato, Pabung TNI- AU Letda Kal Sigit, Danki Kompi C Yonif 734/SNS, Lettu Inf Arifin Paliwang, Danki Brimob MBD, AKP Barnabas Hawu Haba, Kasi Intel Kejari MBD, para perwira Kodim 1511/P.Moa dan Polres MBD, pimpinan OPD lingkup Pemkab MBD.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi (BPIP), Yudian Wahyudi, dalam sambutan tertulis dibacakan Bupati Thomas Noach, menyatakan 1 Juni menjadi hari di mana Soekarno yang kebih dikenal dengan Bung Karno, yang juga merupakan Proklamator Kemerdekaan dan Bapak Pendiri Bangsa, pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) tahun 1945.

Dia menegasksn, peringatan tahun dengan sorotan tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, memiliki makna besar bahwa Pancasila menyatukan seluruh anak bangsa dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

“Kita patut syukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa, agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara,” katanya.

Di dalam Pancasila terkandung nilai luhur yang menjunjung tinggi inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional “Bhinneka Tunggal Ika”.

Yudian juga mengajak komponen bangsa untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. “Sebagai meja statis, Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar.

Pancasila, ujarnya, juga merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini. “Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia.” tandasnya.

Dia menandaskan, perkembangan situasi global yang ditandai kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia, sehingga Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan.

Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar (smartphone), dalam mengakses informasi melalui beragam media, harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kepala BPIP juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian, dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa.

“Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih, di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya,” katanya.

Semua komponen juga patut bersyukur dan bangga bahwa Indonesia telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa, dewasa dalam berdemokrasi, berbangsa, dan bernegara. Bersyukur dan bangga karena telah melewati Pemilu yang demokratis secara aman dan damai demi tegaknya kedaulatan rakyat, konstitusi serta persatuan dan kesatuan bangsa.

Diakhir sambutannya, Kepala BPIP juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bergotong royong merawat anugerah Pancasila melalui peringatan Harla Pancasila 1 Juni, bekerja sama dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. (LB-02)

Penulis: Ari Wassar Editor: Jay Adrian