BPS: Tingkat Keparahan Kemiskinan Kota Ambon Turun Jadi 0,08 Persen pada 2025

BPS
Plt Kepala BPS Kota Ambon Paulin Gaspersz menyampaikan data tingkat keparahan kemiskinan tahun 2025 di Ambon, Senin (6/10/2025).

Ambon, Lintas-berita.com, – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat keparahan kemiskinan (P2) di Kota Ambon pada 2025 turun menjadi 0,08 persen, lebih rendah dibandingkan tiga tahun terakhir.

Pelaksana Tugas Kepala BPS Kota Ambon, Paulin Gaspersz, di Ambon, Senin (6/10/2025), mengatakan capaian tersebut menunjukkan perbaikan dalam aspek kedalaman dan ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin.

Ia menjelaskan, pada 2024 tingkat keparahan kemiskinan Kota Ambon tercatat sebesar 0,16 persen, kemudian 0,14 persen pada 2023 dan 0,09 persen pada 2022. “Ini sangat baik dibanding tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Menurut Paulin, indikator P2 tidak hanya mengukur jumlah penduduk miskin, tetapi juga menggambarkan tingkat ketimpangan pengeluaran di antara mereka. Semakin tinggi nilainya, semakin besar ketimpangan atau semakin berat kondisi kemiskinan yang dialami.

Ia menambahkan, penurunan angka tersebut menunjukkan kondisi kemiskinan di Ambon semakin homogen dan jarak pengeluaran antarpenduduk miskin semakin kecil, sehingga memudahkan intervensi kebijakan.

Paulin juga mengapresiasi program prioritas Pemerintah Kota Ambon, khususnya penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan, hibah, dan bantuan sosial yang dinilai berkontribusi terhadap perbaikan indikator tersebut.

Menurut dia, secara persentase angka kemiskinan Ambon juga lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang berada pada kisaran delapan persen, sementara Ambon sekitar empat persen. (LB-03)