Tiakur, Lintas-berita.com, – Setelah hampir tiga tahun ditangani Penjabat, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) akhirnya memiliki seorang Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.
Teka teki siapa pejabat yang beruntung menduduki posisi strategis itu akhirnya terjawab, setelah MBD Bupati Benyamin Th Noach melantik Eduard J.S Davidz, pada Selasa (4/11/2025).
Upacara pengambilan sumpah/janji dan pelantikan Sekda Maluku Barat Daya berlangsung di gedung serbaguna, Tiakur, dan disaksikan forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD MBD, pimpinan OPD dan ASN, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.
Bupati Noach memanfaatkan momen penting itu untuk menegaskan, pengangkatan Eduard Davidz tanpa ada unsur atau kepentingan politik apapun.
“Pelantikan hari ini sepenuhnya melalui pertimbangan birokrasi yang murni, tanpa ada unsur politik. Pelantikan ini sudah lama dinantikan,” tegas Bupati.
Dia menyampaikan ungkapan syukur atas pelantikan Sekda definitif. Sekda adalah jabatan tertinggi dalam birokrasi.
“Setelah bertahun-tahun baru hari ini kita dapat melantik Sekda definitif. Proses ini panjang, dan saya perlu sampaikan bahwa Sekda adalah jabatan tertinggi di daerah ini,” ujarnya.
Bupati juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam kepada Daud Reimialy yang mengemban tugas sebagai penjabat Sekda selama lebih dari dua tahun, serta O.H.Y. Kuara sebagai pelaksana harian sejak 31 Oktober 2025.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak O.H.Y. Kuara dan bapak Daud Reimialy, yang telah menuntaskan masa pengabdian. Semoga bapak berdua selalu diberkati Tuhan bersama keluarga, dan tetap menjadi bagian dari semangat membangun MBD di mana pun berada,” katanya.
Lebih lanjut, Benyamin mengingatkan bahwa birokrasi di MBD harus dijaga dan dirawat dengan baik agar tetap bersih dan profesional.
“Pelantikan ini menandai birokrasi di MBD murni dan tidak dipengaruhi kepentingan politik. Birokrasi bukan tempat untuk bersenang-senang, tetapi untuk bekerja demi rakyat. Tujuan akhirnya menjadikan pemerintah benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.
Ia juga menekankan agar setiap potensi sumber daya manusia dan alam yang dimiliki MBD dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kemajuan daerah.
“Setiap ‘mutiara’ yang ada di MBD harus benar-benar berguna. Mari kita jaga semangat ini agar MBD terus maju dan sukses, terutama dalam menghadapi program dan target pembangunan tahun 2026 mendatang,” demikian Bupati Noach. (LB-01)







