Kejuaraan Taekwondo Bupati Cup Berakhir, KONI MBD Soroti Pembentukan Mental Atlet Muda

Tiakur, Lintas-berita,com, – Gelaran Kejuaraan Antar-Club Taekwondo memperebutkan Piala Bupati Cup I 2025 berakhir pada Selasa malam, 9 Desember 2025, di Gedung Serbaguna Tiakur.

Ajang ini ditutup oleh Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maluku Barat Daya, Arius Orno, yang menilai kompetisi tersebut menjadi momentum penting untuk menempa mental atlet muda di daerah itu.

Dalam penutupannya, Orno menekankan bahwa kejuaraan bukan sekadar arena perebutan medali, tetapi wadah pembentukan karakter.

Ia meminta para atlet memaknai kemenangan dan kekalahan sebagai bagian dari proses panjang menuju prestasi.

“Bagi atlet yang kalah, jangan berputus asa. Itu adalah kemenangan yang tertunda. Terus berlatih, karena dari sini mental kalian dibentuk,” ujar Orno.

Kepada para juara, ia mengingatkan agar tidak larut dalam euforia. Menurut dia, para atlet muda itu akan diproyeksikan untuk tampil pada Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) tahun 2026. “Jangan berhenti berlatih. Misi kalian masih panjang,” katanya.

Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten MBD, Richy H. Petrusz, juga memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan event perdana tersebut. Ia bahkan menyebut Piala Bupati Cup I sebagai kejuaraan taekwondo tersukses di Provinsi Maluku sepanjang tahun ini.

“Saya perlu sampaikan bahwa kejuaraan tersukses di Provinsi Maluku adalah Piala Bupati Cup I Tahun 2025 di Kabupaten Maluku Barat Daya,” ujar Petrusz.

Menurut dia, kualitas penyelenggaraan yang baik serta antusiasme atlet dan para pelatih menjadi faktor utama keberhasilan kejuaraan tersebut.

Petrusz juga tak lupa menyemangati atlet yang belum berhasil naik podium. Ia percaya kegagalan bukan akhir dari perjalanan seorang atlet. “Yang belum juara jangan berkecil hati. Kegagalan hari ini adalah keberhasilan yang tertunda. Suatu saat kalian akan menjadi juara,” katanya.

Petrusz menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari manajer tim, wasit, hingga orang tua atlet. Ia berharap kerja sama semua pihak terus terjaga demi kemajuan olahraga taekwondo di MBD.

Pada kejuaraan ini, Dojang Ray Letty tampil sebagai juara umum pertama. Dojang Smatig menempati posisi kedua, sementara Dojang Satdam berada di peringkat ketiga. Hasil tersebut diharapkan menjadi modal awal bagi para atlet muda MBD untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar di masa mendatang. (LB-01)

Penulis: Ari Wassar Editor: Jay Adrian
Exit mobile version