Kapolres Maluku Barat Daya Cek Pos Pengamanan Nataru

oplus_2

Tiakur, Lintas-berita.com, – Kepolisian Resor Maluku Barat Daya (MBD) melakukan pengecekan sejumlah pos pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam rangka Operasi Lilin Salawaku 2025, Rabu, 24 Desember 2025.

Kapolres Tinjau di lokasi Pos Pengamanan Samping Rumah Ibadah 

Pengecekan pos pengamanan dipimpin langsung Kapolres Maluku Barat Daya, AKBP Budhi Suriawardhana bersama Wakapolres Kompol Ganesa Sinambela bersama sejumlah pejabat.

Pengecekan ini menyasar sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama masa libur akhir tahun, termasuk bandara, pelabuhan, dan kawasan pasar.

Kapolres bersama jajaran meninjau Pos Pengamanan Nataru di Bandara Jos Orno Imsula yang merupakan pintu masuk dan keluar melalui jalur udara, Pelabuhan Kaiwatu, kawasan Dua Putri, serta Perempatan Pasar Tiakur.

Dari hasil pengecekan, situasi di seluruh pos terpantau aman dan kondusif, dengan personel menjalankan tugas sesuai prosedur pengamanan.

Kapolre Tinjau di lokasi Pos Pengamanan Pasar TIakur 

Menurut Kapolres, pengecekan tersebut bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel serta kelancaran pelayanan kepada masyarakat, khususnya menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun, yang biasanya diikuti peningkatan mobilitas warga.

Selain memastikan kondisi keamanan, Kapolres juga memantau kelengkapan sarana pendukung di pos pengamanan, termasuk kesiapan personel lintas fungsi yang terlibat dalam Operasi Lilin Salawaku 2025.

Kegiatan pengecekan berlangsung hingga sekitar pukul 13.20 WIT dan diikuti para pejabat utama, kepala satuan, serta personel Polres Maluku Barat Daya.

Kapolres Tinjau di lokasi Pos Pelayanan Pelabuhan Kaiwatu 

Sebelumnya saat apel Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Salawaku 2025 di Mapolres MBD, Tiakur, Jumat (19/12/2025) Kapolres Budh menegaskan, sebanyak 108 personel dikerahkan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di MBD.

Pengamanan difokuskan pada lima titik strategis dengan konsentrasi utama di Pulau Moa. Penempatan personel disesuaikan dengan tingkat keramaian dan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Setiap pos pengamanan diharapkan mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama masa perayaan.

“Pulau Moa menjadi fokus pengamanan karena mobilitas masyarakat cukup tinggi,” kata Kapolres Budhi.

Sedangkan pengamanan di tingkat kecamatan akan dikendalikan langsung oleh kepolisian sektor setempat. Skema ini diterapkan untuk memastikan pengawasan lebih efektif dan respons cepat terhadap dinamika di lapangan.

Kapolres Tinjau di lokasi Pelayanan Pelabuhan Kaiwatu 

Kapolres menambahkan, pola pengamanan tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru. (LB-01)

Penulis: Ari Wassar Editor: Jay Adrian
Exit mobile version