Jakarta, Lintas-berita.com, – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mendekati menyeluruh. Atas capaian tersebut, pemerintah daerah menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Madya dan menyatakan akan memfokuskan langkah berikutnya pada peningkatan mutu layanan kesehatan.
Penghargaan itu diterima Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Th. Noach dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC serta pemberian penghargaan pemerintah daerah 2026 di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026. Penghargaan diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.
Benyamin mengatakan, penghargaan diberikan berdasarkan capaian kepesertaan JKN di Maluku Barat Daya yang mencapai 99,8 persen dengan tingkat keaktifan peserta 91,8 persen.
“Capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Benyamin, didampingi Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Maluku Barat Daya Rizqi Y. Dwiamukti.
Menurut dia, penetapan kategori UHC Madya mempertimbangkan indikator cakupan kepesertaan, tingkat keaktifan peserta, serta komitmen pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran Penerima Bantuan Iuran melalui APBD.
Pemerintah daerah, kata Benyamin, berupaya memastikan akses layanan kesehatan tidak terhambat biaya, terutama bagi kelompok miskin dan rentan.
Data pemerintah daerah mencatat, jumlah peserta JKN di Kabupaten Maluku Barat Daya pada 2025 mencapai 95.666 orang, dengan 5.781 peserta berstatus tidak aktif.
Secara keseluruhan, cakupan kepesertaan berada di atas 98 persen. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,48 miliar pada 2024 dan meningkat menjadi Rp20,03 miliar pada 2025.
Benyamin berharap perluasan kepesertaan tersebut diikuti dengan peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan, terutama di wilayah kepulauan. “Dengan layanan yang semakin baik, masyarakat dapat tetap sehat dan produktif, sehingga mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Program Universal Health Coverage bertujuan memastikan seluruh penduduk memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa kesulitan finansial. Program ini sejalan dengan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals, khususnya di sektor kesehatan. (LB-01)
