Kodam XV/Pattimura dan Kementan Perkuat Sinergi Cetak Sawah di Maluku dan Maluku Utara

Ambon, Lintas-berita.com,- Kodam XV/Pattimura bersama Kementerian Pertanian (Kementan) RI memperkuat sinergi dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Maluku dan Maluku Utara melalui program cetak sawah.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Lobby Serambi Kehormatan Makodam XV/Pattimura, Rabu (12/8/2026).

Penandatanganan dilakukan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., bersama Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian RI Letjen TNI (Purn.) Irham Waroihan, S.Sos., dalam kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Cetak Sawah Provinsi Maluku dan Penandatanganan Kontrak Cetak Sawah Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan program yang disampaikan Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas II Mataram, Suparman, S.P., M.P., kemudian dilanjutkan dengan arahan Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian RI.

Dalam arahannya, Irham Waroihan menegaskan bahwa program cetak sawah merupakan langkah strategis untuk memperluas areal pertanian, meningkatkan produksi pangan, serta mengoptimalkan potensi lahan di Maluku dan Maluku Utara.

Pelaksanaan program tersebut melibatkan Kementerian Pertanian, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat pembukaan dan pengembangan lahan pertanian baru, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Hal ini dinilai penting mengingat Maluku memiliki potensi lahan pertanian yang cukup besar untuk dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI atas kepercayaan dan kerja sama yang diberikan kepada TNI, khususnya Kodam XV/Pattimura.

Pangdam menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung pelaksanaan program cetak sawah secara profesional dan bertanggung jawab.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga diharapkan membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen dukungan dan kontrak konstruksi cetak sawah, yang dilanjutkan dengan penyerahan dokumen kontrak secara simbolis.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pertanian di kawasan Maluku dan Maluku Utara. (LB.04)

Penulis: Lely H Editor: Lintas-berita.com