Asis Sangkala Tekankan Dukungan Berkelanjutan bagi UMKM Maluku, Tak Cukup Lewat Pameran

AMBON, Lintas-berita.com,- Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Abdullah Asis Sangkala, menegaskan bahwa penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan dukungan nyata dan berkelanjutan dari pemerintah, tidak cukup hanya melalui kegiatan pameran.

Dukungan tersebut, menurutnya, perlu diwujudkan melalui perluasan akses pasar, fasilitasi pengembangan usaha, serta dorongan investasi untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

Hal itu disampaikan Asis Sangkala saat menghadiri kegiatan 6th Maluku Manggurebe 2026 yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku pada 8–10 Oktober 2026 di Taman Pattimura, Ambon.

Menurut Asis, penyelenggaraan Maluku Manggurebe selama enam tahun berturut-turut memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

Saat meninjau stan pameran UMKM, Jumat (9/10/2026), ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah dalam membangun ekosistem usaha yang mampu mendorong pertumbuhan dan kemandirian pelaku UMKM.

“Pemerintah harus hadir untuk memberdayakan UMKM agar mereka bisa terus eksis dengan produk-produknya. Mereka juga perlu mendapatkan akses pasar yang memadai sehingga usahanya dapat terus berkembang,” ujar Sangkala kepada wartawan.

UMKM Butuh Pendampingan dan Akses Pasar

Asis mengapresiasi konsistensi Bank Indonesia dalam menghadirkan Maluku Manggurebe sebagai wadah promosi sekaligus pengembangan potensi usaha lokal.

Ia menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, membangun jaringan bisnis, dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Meski demikian, Asis mengingatkan agar pengembangan UMKM tidak hanya berorientasi pada kegiatan pameran yang berlangsung dalam waktu terbatas. Pelaku usaha membutuhkan pendampingan dan dukungan berkelanjutan agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperkuat kapasitas produksi, serta memperluas distribusi dan pemasaran.

Menurutnya, dukungan yang berkesinambungan diperlukan agar UMKM dapat mengembangkan usaha secara mandiri dan menghadapi persaingan pasar yang semakin luas.

Ia juga berharap Maluku Manggurebe dapat menarik minat lebih banyak investor dan mitra usaha untuk terlibat dalam pengembangan UMKM di Maluku.

Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan sektor swasta dinilai penting untuk membuka peluang usaha yang lebih besar sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Asis berharap, melalui dukungan yang tepat dan berkelanjutan, UMKM di Maluku tidak hanya mampu bertahan di tengah persaingan, tetapi juga berkembang menjadi usaha yang produktif, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(LB.04)

Penulis: Lely H Editor: Lintas-berita.com