Rehabilitasi Mes Maluku, Dalam Tahapan Pengawasan DPRD Provinsi Maluku

Rehabilitasi Mes Maluku, Dalam Tahapan Pengawasan DPRD Provinsi Maluku

Ambon, Lintas-Berita.com_ Rehabilitas Mes Maluku di jakarta dalam tahapan Pengawasan Komisi III DPRD Provinsi Maluku yang berlangsung sejak Maret (18-21/03/2023) , diperkirakan bulan juni semua sudah selesai.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun saat dikonfermasi media ini Rabu, (21/03/2023) diruang kerjanya .

“Menurutnya, Walaupun memang kamienhalami keterlambatan sedikit, tetapi adidum sudah ada dan bulan juni 2022 sudah bisa operasikan, kamipun sudah memantau, melihat dan memotret sècara langsung situasi dilapangan seperti kamar-kamar,”

“Jadi seluruh, perlengkapan itu semua sudah dibenahi, secara baik hanya tinggal kita melihat, pemenuhan untuk mesin pompa, pengaturan drenase dan lain-lain berjalan dengan baik, secara teknis semua sudah cukup tapi perlu ditingkatkan sehingga saat penggunaan nanti dapat dioperasikan secara maksimal, tanpa ada lagi ganguan dan hambatan,”harapnya.

“Untuk komisi ini menjadi catatan penting dandanane kami terus berproses, untuk melakukan berbagai upaya dalam rangka mendorong supaya proses rehabilitasi yang terjadi ditahun 2022 kemarin ,dan ditahun 2023 ini kita beri batas waktu sampai bulan juni,” ucapnya ketua.

“Gubernur Maluku juga membentuk tim khusus untuk melakukan pemantauan proses rehabilitasi dari waktu ke waktu ,sehingga dinamika dari proses ini, muaranya adalah memaksimalkan seluruh pekerjaan akses milik provinsi maluku bisa digunakan secara baik. Karena potret maluku di jakarta ada di Mes Maluku termasuk juga dianjugan.” tandasnya

“Menurutnya, kalau kita kelolah secara baik ,dia mendatangkan salah satu sumber pendapatan bagi daerah ini, untuk mendukung APBD daerah kita.

“Ditambahkan, ketika ditanya, sampai batas waktu yang ditentukan kalau jalan tidak sesuai, jawab Watubun, semua ini akan diberikan batas waktu , karena masih sampai bulan juni, apabila masih ada kendala, kita harapkan’ karena kita sudah evaluasi’ dan awasi pengawasan jadi kita sudah memberi mengantensikan, untuk setiap progres harus diberikan laporan, dan kita berharap dan kita akan memantau dari saat ke saat sehingga kekhawatiran- kekhawatiran bisa terjawab secara baik dan tertangungjawab,” pungkasnya.(LB.LT)