Kapolres MBD: Semangat Kurban Perkuat Kepedulian dan Persatuan Warga MBD

Oplus_131072

Tiakur, Lintas-berita.com,- Pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan, Rabu (27/5/2026). Momentum hari raya kurban itu dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sosial, persatuan, serta hubungan harmonis antara masyarakat dan aparat keamanan.

Ratusan jamaah memadati halaman Masjid Nurul Iman Kalwedo, Tiakur, sejak pagi untuk mengikuti salat Idul Adha. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana mengatakan Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum memperkuat nilai kepedulian sosial dan persatuan masyarakat.

“Semangat kurban mengajarkan keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan. Nilai-nilai itu penting untuk terus dijaga guna memperkuat persatuan masyarakat di Kabupaten Maluku Barat Daya,” kata Budhi usai pelaksanaan salat Idul Adha.

Ia menilai kebersamaan antara masyarakat, pemerintah daerah, serta TNI-Polri menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Menurut dia, dukungan masyarakat sangat diperlukan agar pelaksanaan tugas kepolisian berjalan optimal, terutama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Pelaksanaan salat Idul Adha diikuti sekitar 300 jamaah dan dipimpin Imam H. Muhammad Taher. Sementara khutbah disampaikan H. Muhammad Zamrosih yang mengangkat tema keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Dalam khutbahnya, Zamrosih menekankan bahwa makna kurban tidak hanya terbatas pada penyembelihan hewan, tetapi juga pengorbanan ego, hawa nafsu, dan kepentingan pribadi demi kemaslahatan bersama.

Kapolres MBD

“Nilai utama kurban adalah keikhlasan dan kepatuhan kepada Allah SWT. Semangat pengorbanan itu harus diwujudkan dalam kehidupan sosial dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Zamrosih.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri MBD Efrifel, Dandim 1511 Pulau Moa Letkol Inf Nuriman Siswandi, Wakapolres MBD Kompol Ganesa Sinambela, Ketua MUI MBD Muhammad Taher, dan Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) MBD Rusli Banapon.

Untuk memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman dan tertib, Polres MBD menerjunkan 30 personel pengamanan yang dipimpin Iptu Andre Kakisina bersama Kasat Narkoba Iptu Jefrianus Solemede.

Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar area masjid dan jalur akses menuju lokasi ibadah guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada jamaah.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban berupa sapi dan kambing di halaman Masjid Nurul Iman Kalwedo Tiakur serta Masjid An Nur Arsyrqi Polres MBD.

Panitia kurban bersama warga bergotong royong melakukan proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kepada masyarakat penerima manfaat.

Kapolres Budhi mengatakan, pembagian daging kurban menjadi simbol nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

“Kegiatan kurban bukan hanya tradisi tahunan, tetapi bentuk nyata memperkuat solidaritas sosial, menjaga keharmonisan, dan mempererat persaudaraan masyarakat di MBD,” katanya. (LB-01)