Kondisi Pertumbuhan Perekonomian Maluku Triwulan III-2022
Ambon, Lintas.berita.com_ 7 Program prioritas Gubernur Provinsi Maluku, pada Penangulangan kemiskinan bagian dari program nasional yang saat ini kondisi ekononi global sedang tidak baik- baik saja, hampir 40 negara didunia ini diperkirakan di tahun 2023 akan mengalami progrensi yang dasyat akibat krisis Pangan, Energi, Kontener, yang ada beberapa negara Inflasinya hampir diatas 100%, kondisi dunia ini juga berpengaruh terhadap Indonsia.
“Hal ini disampaikan
Ketua Tim Gubernur Maluku Percepatan Pembangunan (TGPP), Hadi Basalamah, diruang Aula lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, rabu. Kemarin (9/11/2022)
“Di Berbagai kesempatan bapak Presiden juga menyampaikan solusi peneganan tentang pencapaian seluruh indikator- indikaror yang berkaitan dengan berkemasyarakatan , bangsa dan negara terutama yang berkaitan dengan semua Inflasi dan seterusnya menjadi eksra kondiner untuk kita tagani secara bersama sama.
“Untuk itu bapak gubernur MengIntruksikan” secara terus menerus untuk melakukan penaganan langkah cepat dengan bergerak secara lokomotif, tidak bekerja secara eghook tapi melibatkan semua pihak.
“Dijelaskan” untuk triwulan III 2022 Perekonomian Maluku tumbuh sebesar 6,01%,(y-on-y),meningkat dibanding triwulan sebelumnya sebesarv4,85% (yoy),dan triwulan yang sama tahun 2921 sebesar 4,12% (yoy), Angka tersebut juga lebih tinggi dari angka pertumbuhan ekonomi triwulan III -2022 secara nasional yang sebesar (5,72% (yoy).
“Pertumbuhan ekonomi Maluku dimonotori oleh pertumbuhan yang tinggi pada sektor-sektor produktif yakni” Sektor Industri pengolahan (10,60%) ,sektor perdagangan (8,66%),Sektor Informasi dan komunikasi (8,06%),Sektor jasa perusahaan (7,85%),Sektor Pertanian, Kehutanan,dan perikanan (7,24%),serta sektor penyediaan Akomodasi dan makan minum (7,16%),sementara pertumbuhan ekspor Maluku secara Akumulatif hingga Triwulan III-2022 telah mencapai 37,15%, dimana pada akhir triwulan III Neraca perdagangan Maluku mengalami surplus sebesar US$ 4.666.88.
“Lebih lanjut” untuk capaian ini mencerminkan aktivitas ekonomi Maluku semakin bergairah, dimana terjadi peningkatan aktivitas produksi di berbagai sektor strategis, antara antara lain sektor pertanian/perikanan,sektor Industri pengelolah, sektor perdagangan serta sektor Parawisata .Hal tersebut berdampak pada bertambahnya kesempatan kerja sebanyak 8,089 orang, dan menurunkan angka pengangguran terbuka dan 6,93% pada Agustus 2021 menjadi 6,88 persesn pada Agustus 2022.
“Basalamah juga menjelaskan” di saat bersamaan tingkat Inflasi semakin terkendali, Inflasi Maluku secara bulanan, (t-m-t) mengalami deflasi sebesarl 9,20% pada Oktober 2022.Dan secara tahunan (y-o-y),Inflasi Maluku terus menurun ,Inflasi ini lebih banyak terjadi menjadi 6,48% ,untuk komunitas pangan, dimana hak tersebut merupakan imbas dari suksesnya produksi pangan khususnya cabai dan hortikultura mengalami kenaikan signifikan.
“Hal tersebut juga” didukung oleh faktor cuaca yang sudah semakin membaik,tak mengherankan jika Nilai Rukar Petani (NTP) Maluku terus meningkat dari 104,38 di bulan September menjadi 104,88 pada bulan Oktober atau meningkat sebesar 0,48%< walau begitu dampak kenaikan BBM masih terus dirasakan pada sektor transportasi sehingga sedikit menghambat laju deflasi.Oleh karena itu efek domino dari kenaikan harga BBM masih harus terus diwaspadai hingga akhir tahun.
“Perkembangan situasi makroekonomi yang semakin membaik ini mengindikasikan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global yang makin tinggi, namun Perekonomian Maluku masih tetap tumbuh dengan baik, serta stabilitas yang masih relatif terjaga. Diharapkan pada triwulan ke IV Aktivitas ekonomi Maluku akan terus meningkat, sejalan dengan makin membaiknya faktor cuaca yang menyebabkan makin kondusifnya aktivitas produksi di sektor pertanian/perikanan maupun parawisata.
“Disamping itu pada sisi permintaan ,diharapkan dorongan pengeluaran menjelang Natal dan Tahun Baru serta serapan anggaran pemerintah di akhir tahun dapat memacu pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih tinggi lagi.(LB.LT)







