DPRD Maluku Pertemuan Peserta SSDN Maluku PPRA 64 Lemhanas RI

DPRD Maluku Pertemuan Peserta SSDN Maluku PPRA 64 Lemhanas RI

Ambon, Lintas berita.com_ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Senin (4/7/2022), di lantai 5 ruang rapat DPRD Provinsi Maluku telah, melakukan pertemuan bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Maluku dengan peserta Studi Strategi Dalam Negeri (SSDN) Maluku PPRA 64 Lemhanas RI .

Selaku Pimpinan Dewan Provinsi Maluku, Dr.Lucky Wattimury , para sambutannya menyampaikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan proses-proses bersama pembangunan masyarakat di daerah Maluku ini.

Dikatakan, luas lautnya itu ada 92,4%, luas daratnya 7,6% ‘ luas darat salah satunya Maluku ini mesti dibangun dari laut sekarang .

“Jadi kalau orang ada istilah yang dikembangkan oleh Gubernur dan hanos itu adalah apa itu emas hijau dan macam-macam, yang paling tepat dikembangkan di daerah Maluku.

Diharapkan dengan luas Maluku ini 92,4% dan daratnya hanya 7,6% dengan jumlah penduduk di Maluku kurang lebih 1,8 juta orang , kalau kita bayangkan saja luas lautnya begitu banyak besar penduduknya, sedikit kalau kita kaitkan dengan syarat mendapatkan.

Persyarat mendapat pemerintah adalah “luas daratan, jumlah manusia kalau kita lihat jumlah tanda tangan hanya 7,6% dan manusianya hanya 1,8% 8 juta orang berapa sekarang kita dapat, beda kita itu cuma 2,8 triliun gulanya itu 3,3 ditarik masuk di kabupaten kota tinggal 2,8 triliun sekitar 55 sampai 60%, 50% itu di alokasikan kepada belanja di lokasi, sisanya itu dibagi 11 kabupaten kota.” Jelasnya

Lanjut ” kami juga mengusulkan kepada pemerintah untuk ditetapkan dua hal adalah, Maluku sebagai lumbung ikan nasional karena meminta itu, dan kedua meluku sebagai negara bukan semata-mata termahal.

DPRD Maluku tanggal 17 bulan juga sudah bertemu dengan Presiden , juga bersama kementerian di Jakarta sudah membicarakan terkait dengan rancangan Perpres “tentang makhluk hidup sebagai lumbung ikan nasional ini bisa terjadi, maka yang namanya Maluku hijau atau emas itu bisa kita gambar yaitu pertama dan kedua apa yang kami minta berdasarkan alat untuk dikasih dengan baik soal kepulauan , undang-undang ini dan sudah 11 tahun lalu ditegaskan. Oleh anggota DPRD.

Kemudian sudah mulai jalan terus dengan nama waktu itu undang-undang Provinsi kepulauan entah bagaimana ditukar undang-undang daerah kepulauan. apakah Maluku nama provinsi, nama daerah kepulauan yang penting kita bisa mendapatkan PHD bagi daerah, kalau tidak bagaimana kita membangun Maluku dari laut kami.jelasnya

“Gubernur juga sudah sampaikan ke beliau ketika beliau bicara tentang yang namanya emas hijau itu beliau terangnya langsung kami bilang waktu itu bicarakan bicara kami minta supaya kalau itu mau direalisasikan di Maluku harus ditopang oleh regulasi dan salah satu tugas yang paling penting adalah namanya undang-undang tentang daerah kepulauan baik kita kembangkan daerah kita ini sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh gubernur harus menjadi pusat studi bapak untuk memberikan pertimbangan kepada pemerintah republik Indonesia terutama kepada mencopotkan menteri keuangan Mendagri karena kami mendengar bahwa katanya perjuangan tuh takut jangan sampai terlalu banyak anggarannya keluar dan sebagainya.”ujarnya

Wattimury juga menjelaskan” 8 provinsi yang masih daerah kepulauan ini berjauhan itu provinsi Maluku, Maluku Utara, Sulawesi tenggara , Bangka Belitung dan ada beberapa yang lain lagi.

Karena diperhatikan distribusikan sebagai satu bagian dari cara kita menunjukkan daerah Maluku ini dengan tujuan

Oleh karena itu kami berharap , dari bapak dan ibu sekalian untuk memberikan nasional yang kedua itu adalah keranjang undang-undang daerah kepulauan yang berkaitan dengan koordinasi dalam kerjasama program dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan, semuanya berjalan secara baik di Ambon di sini komunikasi antar masyarakat yang beda agama, suku etnis semuanya berjalan baik di Ambon provinsi Maluku srmua ini berjalan baik

Ditambagkn” Kita punya budaya lokal yang menjadi kekuatan kita yakni punya Pela gandum di Maluku, Maluku tengah dan pulau seram keperluan ,kita punya Aini Aini di Maluku tenggara kalau Widodo di NTB, juga di beberapa kota yang lain yang menjadi kekuatan kita membuat cepat menyelesaikan konflik ketika tahun 99 komplit melanda makhluk yang begitu dahsyat apa kita tidak bersyukur kepada Tuhan .” ucapnya (LB.04)