Touwe : Wisata Kab. SBB Harus dikembangkan Dengan Baik
Ambon, Lintas-Berita.com_ Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), merupakan salah satu Pariwisata yang sangat besar dengan potensi wisata Alam, Budaya, dan Sejarah , memasuki tahun 2023 diusia yang ke 19 ‘ sudah harus Pariwisata dikembangkan oleh orang-orang yang profesional, dibidang Parawisata.
“Hal ini diungkapkan ketua Ikatan Keluarga Sapalewa Pusat, (salah satu tokoh Pemekaran Kabupaten Seram Bagian Barat) DR.SEM.TOUWE.M.Pd, saat di konfermasi Lintas-Berita.com melalui via, telpon Rabu (11/1/2023).
” Membangun Pariwisata harus orang-orang profesional yang benar-benar rasa memiliki dan sayang terhadap daerah itu.sebab kalau dihitung wisatawan bahari yang ada di kab SBB sangat banyak , belum lagi kuliner wisatawan yang banyak, yang memerlukan kerja keras oleh Pemerintah Daerah.
“Oleh karena itu, Kepala dinas Parawisata harus profesional, kinerja kerjanya harus bagus, jangan akhirnya pekerjaan terbengkale, yang bisa dikembangkan harus dikembangkan.”ucap Sem
“Menurutnya”di kabupaten Seram bagian barat, untuk membangun parawisata harus yang benar, karena potensi wisata Alam sangat besar disana seperti,. Budaya, sejarah, Alam, laut maupun darat.
“Sejak menjabat kepala dinas Parawisata oleh Almarhum Remond Puttileihalai, sudah membuka jalur jalan untuk wisata jalan menuju air terjun memori tapi terkendala, saat ini kabupaten SBB sudah berusia 19 tahun tapi air terjun tidak bisa dikelola dengan baik oleh dinas Parawisata tersebut.
“Itu pertanda bahwa Pemerintah Daerah kabupaten SBB, tidak konsen, dan profesional untuk membangun Parawisata.” tegas Sem.
“Dia juga katakan” wisata bahari potensi laut sangat besar , bisa mendatangkan Inkam yang besar , wisatawan manca Negara maupun wisata lokal , tapi tidak dikelola secara baik dan benar.
“Apakah pemerintah daerah kabupaten SBB tidak punya dana (duit), itu berarti tidak ada punya kerja sama dengan pihak lain atau pihak kedua .” paparnya
“Pemerintah Kab SBB, harus bekerja keras untuk memberikan ruang kepada wisatawan yang datang ke kab SBB tersebut .
“Sebagai seorang tokoh Pemekaran kab SBB , saya sangat prihatin bahkan juga kecewa, tapi ada masyarakat pribadi yang bisa mengembangkan daerah itu menjadi bisa perubahan sedikit, seperti contoh ” masyarakat desa-desa menata wisata agak sedikit bagus.
*Lanjut ‘ kalau mau mengharapkan pemerintah kabupaten Kab SBB yang sekarang, saya kira untuk pemimpin lebih bijak dan lebih mencintai budaya itu, karena sudah 19 tahun perubahan tidak signifikan, yang kelihatannya hanya melanjutkan apa yang pernah diletakan oleh Mantan Bupati Yakobis Puttileihalat.” ungkap Sem.
“Di Usia yang ke 19 Tahun, saya melihat Pemerintah kabupaten SBB, kelihatan tidak ada perhatian untuk daerah yang serius, hanya pesan saya” kalau Tuhan mengijikan saya umur panjang , (tunggu saya)menjadi Bupati Baru, Saya mengembangkan wisata di kab SBB,
“Saya menghimbau” untuk pemerintah kabupaten SBB, dalam hal ini Bupati, sekda menempatkan atau mengangkat Kepala Dinas Parawisata, harus memiliki prospek atau kinerja kerja yang bagus, kemampuan lebih dan profesional, bisa mengatur kerjasama, mendatangkan Infenstor. “mislkan tenaga-tenaga profesional yang ada di Universitas Pattimura,untuk kerja sama dengan mereka.
Diharapkan” ada perubahan, pikiran dan tindak perubahan pikir, itu sangat penting, untuk berfikir mengembangkan potensi wisata banyak yang ada disana” pungkasnya.(LB.LT)
