Ambon, Lintas-Berita.com, – Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) saat ini berada di bawah kepemimpinan Bupati Asri Arman dan Wakil Bupati Selfianus Kainama untuk periode 2025-2030.
Setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, pasangan ini diharapkan membawa perubahan signifikan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di daerah tersebut.
Namun, dalam beberapa bulan pertama masa jabatan mereka, muncul berbagai kritik dari masyarakat dan anggota legislatif terkait lambannya reformasi birokrasi yang dijanjikan.
Anggota Komisi I DPRD Maluku, Ismail Marasabessy, kepada pers di ruang Komisi I DPRD Maluku Jumat (24/5/2025), menyatakan, bahwa hingga saat ini belum terlihat tanda-tanda kemajuan signifikan dalam penataan birokrasi di SBB.
Ia menekankan pentingnya langkah-langkah konkret untuk menyusun birokrasi yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Salah satu sorotan utama adalah keberadaan kelompok-kelompok terutama tim sukses yang masih memiliki pengaruh besar dalam pemerintahan, seperti Tim Amadesa dan Amanusa Center.
Marasabessy mengingatkan bahwa setelah pelantikan resmi, Bupati seharusnya menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu. Ketergantungan pada kelompok-kelompok tersebut dapat menghambat perkembangan dan efektivitas pemerintahan.
Dalam menghadapi berbagai tantangan ini, masyarakat berharap agar Bupati dan Wakil Bupati dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk memperbaiki birokrasi dan meningkatkan pelayanan publik.
Program 100 hari kerja yang dicanangkan diharapkan dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemerintahan dan pelayanan publik di SBB.
Dalam upaya memperbaiki birokrasi, Bupati dan Wakil Bupati diharapkan dapat menyatakan diri sebagai pemimpin bagi seluruh masyarakat SBB, bukan hanya kelompok tertentu, sehingga tidak tercipta gab di tengah masyarakat.
Dengan demikian, diharapkan pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ke depan, masyarakat SBB berharap agar kepemimpinan baru ini dapat membawa perubahan positif dan menjadikan daerah tersebut lebih maju dan sejahtera. Dengan semangat Amanusa, Rumah Voor Katong Samua, diharapkan kepemimpinan baru ini dapat membawa perubahan positif bagi Seram Bagian Barat dan menjadikan daerah itu lebih maju dan sejahtera. (LB-04)
