Kadis Dikbud Kab. MBD, Resmi Buka Kegiatan Pentas Seni Dan Budaya SMP N 2 Tiakur

Tiakur, Lintas-Berita.com,- Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Maluku Barat daya, Robert Japeky,  resmi membuka kegiatan pentas seni dan budaya yang di gelar oleh SMP negeri 2 Tiakur dengan mengangkat Tema” Meningkatkan Kreativitas Seni Dan Karya Dalam Bingkai Kalwedo” yang bertempat di gedung serbaguna Tiakur, Sabtu (15/06/24).

Berbagai pentas seni yang digelar oleh SMP Negeri 2 Tiakur Yakni, Pentas Seni Tari, bertutur dalam tiga bahasa, (bahasa serwaru), (Melayu Ambon), (bahasa inggris), fashion show (pakaian adat dan daur ulang), Solo, Tarian kreasi, tarian kolaborasi dan Dance.

Dalam sambutan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Maluku Barat Daya,  Robert Japeky mengatakan bahwa, salah satu kreativitas dan kekayaan bangsa yang perlu dilestarikan hal ini diperlukan agar seni dan budaya tersebut tidak punah oleh karena itu salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkannya adalah dengan menyelenggarakan pentas seni dan budaya, seni dan budaya merupakan segala-galanya dari Budi, kekuatan berfikir yang praktis dan produktif,” katanya.

Menurutnya, Kekuatan berfikir tentang, cita, rasa dan karsa itu budaya. Jadi kalau kebudayaan yang tidakpun yang menghasilkan sesuatu yang bisa dicipta, sesuatu yang dapat dirasa, sesuatu yang bersifat  kasar, yaitu ada dorongan dalam diri untuk membuat sesuatu yang berbudaya ,dan bernilai seni.
Kalau tidak dimiliki, maka itu tidak disebut budaya, Budaya itu cara berfikir, budaya itu tentang hasil pemikiran dari masyarakat luas ,tentang sebuah tradisi,tentang kebiasaan yang sudah berlarut  larut dan sulit dihapuskan,” Ungkap Kadis.

” Apalagi Kalau dia secara langsung turun menurun, sulit sekali orang menghapus budaya itu, contoh sederhana” budaya nyolileta budaya orang Maluku Barat Daya secara umum” ketika orang berkalahi, lain marah lain tapi kalau baku dapat bertatap muka dan berhadapan muka pasti hati lombo dan tetap kembali baku sayang,” ungkapnya.

Dikatakannya, Kenapa hanya seni dan budaya tidak memiliki semua orang, karena seni dan budaya itu dipercayaan dalam kehidupan person dan personal, masyarakat yang sudah berlangsung turun menurun tidak akan pernah sirna,karena itu harus dilestarikan.

Lanjut menurutnya, Contoh budaya yang berlangsung di Maluku Barat daya,orang Kisar kalau mau kawin itu harus Terang kampung, itu kan budaya yang harus dilestarikan, biar ale merantau jauh kalau datang membawa enda itu ratu atau pangeran tapi yang namanya turunan orang Kisar musti bikin terang kampung supaya keluarga semua bisa dilihat budaya,” Paparnya.

Budaya yang sifat tarian, kalau dari tepa, dari Dolo lain bela lain, tidak ada negetif, rukun di dalam orang tua bapak, mama, anak-anak, pukul tifa rame-rame, itu nama kebudayaan.

Ditambahkan, kalau di saya kampung di Dawelor-Dawera, sudah lebih dua puluh tahun itu sudah berlasung budaya candramata. Kalau orang yang buang jaring pada pagi atau sore hari yang pergi itu cuma empat orang, tapi begitu mereka datang dipantai lalu buka ikan dan orang sudah datang paling banyak istilahnya, Colo mata, kalau bagi ikan semua yang ada di tempat itu bagi sama rata, jadi kalau ada seratus ekor ikan dibagi untuk empat puluh orang dan bagi sama rata, jadi orang yang buang jaring seng lebih orang yang ada tidak lebih,” Tuturnya.

Hari ini pentas seni dan budaya digelar oleh keluarga SMP Negeri 2 Tiakur, sebagai kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Maluku Barat Daya berserta staf memberikan apresiasi dan terima kasih kepada kepala Sekolah dan seluruh para guru serta siswa-siswi  SMP Negeri 2 Tiakur yang mana sudah melaksanakan pentas seni dan Budaya yang pertama kalinya di  kabupaten MBD lewat Jejang Sekolah.

” bagi saya ini tidak gampang, karena harus dimulai karena bagaimana moment sekolah melakukan kegiatan ini, mendatangkan pelatih hadirkan siswa-Siswi diwaktu mengajar, mohon kesediaan orang tua .bahwa orang tua kita merestui budaya di Maluku Barat daya, dan kita mendukung kegiatan ini.

Selaku kepala Dinas, saya benar-benar memberikan hormat atas terselenggaranya kegiatan pentas seni dan budaya pertama kalinya lewat Jejang Sekolah, saya sangat percaya bahwa potensi yang dimiliki seluruh kekuatan SMP Negeri 2 Tiakur, akan lahirkan bibit-bibit Seni dan budaya yang luar biasa,” kita lihat bukan dengar tapi langsung menyasiksikan secara kasat mata kehebatan anak anak kita. Dan semoga terinspirasi didalam diri kita baik yang melakukan pentas, semua merasakan bahwa betapa tingginya nilai seni dan budaya di Maluku Barat daya, karena kalau tidak , maka tidak muncul tarian ,apapun pentasan ,tuturan, yang menceritakan tentang kerbau dari mingaria.itu adalah sebuah unggulan lokal yang ada di Maluku Barat Daya.

Terima kasih untuk seluruh pihak,yang telah datang berkumpul disini kehadiran bapak ibuk sangat penting, mendukung dan mendorong pendidikan itu akan dilihat nilai-nilainya penampilan anak-anaknya, sebentar penampilan anak- anak lebih bagus lagi, saya juga memberi penghormatan yang lebih luar biasa ,karena pentas seni dan budaya ini pasti akan diikuti oleh sekolah-sekolah Lain yang ada di kabupaten MBD, (LB.01)

Exit mobile version