Tiakur, Lintas-Berita.com,– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Barat Daya (MBD) melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih sementara (DPS) tingkat kabupaten pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan wakil gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 yang berlangsung di Penginapan Golden Nusantara Tiakur Minggu (11/8/24).
Dari rapat pleno DPS tersebut, KPU MBD mencatat DPS Pilkada 2024 di MBD mencapai 62. 404 orang pemilih. Jumlah tersebut terdiri dari 31.320 orang laki-laki dan 31.084 orang perempuan.
Menurut Naskay, Berdasarkan sinkronisasi hasilnya adalah yang kemudian diturunkan ke kabupaten, lalu diberikan kepada seluruh teman-teman untuk dilakukan pencocokan dan penelitian sesuai dengan data yang dimiliki dalam daftar pemilih dicek langsung sesuai dengan alamat nama yang tertera di dalam daftar pemilih.
” Tanggal 24 Juni sampai 24 Juli semua proses coklit sudah berjalan dengan baik, KPU sampai di tingkat Desa dalam proses pelaksanaan tidak terlepas dari banyak kekurangan,” Terangnya.
Lanjut Naskay, untuk itu Teman-teman kita di Bawaslu dan panwascam diharapkan melengkapi saran perbaikan hasil pengawasan di bawah, prinsipnya yang kita perlukan bukan soal kualitas tapi soal jumlah yang sudah di coklit tetapi kualitas data pemilih itu dasar yang harus diperhatikan dengan benar dilakukan dari rumah ke rumah.
Dikatakannya, Pada lirik lagu jingle KPU diantaranya adalah melayani karena didalamnya itu mengangkat nilai-nilai dasar kehidupan syolieta (Sopan santun) bagaimana kita membangun kebersamaan oleh karena itu sebagai dasar pijak yang harus kita laksanakan melalui tahapan Pilkada ini.
“Kerja teman-teman pantarlih sangat tidak sesuai dengan harga yang mereka dapat, tapi hari ini berjalan dengan baik proses coklit itu benar-benar terjadi dan dilakukan oleh petugas pantarlih sampai ke dusun-dusun terkecilpun mereka turun dan melakukan pemutakhiran data untuk mensinkronkan data supaya datanya 100% walaupun sinyal di wilayah kecamatan-kecamatan tidak bagus,” Ungkapnya.
“Dalam sejarah Kabupaten Maluku Barat Daya hasil terbaik itu bukan hasil usaha KPUD, tapi teman-teman yang di bawah yang membantu “oleh karena itu, proses yang akan kita laksanakan saat ini butuh masukan dan pengalaman dari semua yang hadir saat ini karena jangan sampai tanggung jawab ini hanya di bebankan kepada KPU dan Bawaslu tetapi kepada semua orang yang punya kepentingan langsung dengan pemilihan ini supaya dapat memberikan masukan yang baik agar kita memiliki data yang valid dan berkualitas,” Terangnya.
Diharapkan, Semoga proses ini berjalan dengan baik, sumbangsih dan pemikiran dari semua tamu undangan yang hadir supaya data pemilih ini berkualitas.(LB.01)
