Ambon, Lintas-berita.com – Hampir seminggu setelah mengikuti Retret di Akmil magelang, pasangan Akhmad Yani Renuat-Amir Rumra bekerja sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota, telah memulai tugas sebagai kepala daerah.
Mulai dari apel perdana bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pemkot Tual, hingga pidato perdana penyampaian visi dan misi di DPRD Kota Tual, maupun kehadiran pada pidato perdana Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa di geduang DPRD Maluku, Rabu (5/3/2025).
Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra yang menghadiri penyampaian visi dan misi Gubernur-Wagub yang dikenal dengan “Sapta Cita Lawamena”. Usai mendengar Pidato, Amir Rumra menyatakan mendukung berbagai program Gubernur – Wagub untuk kemajuan Maluku lima tahun mendatang.
Disisi lain mantan anggota DPRD Maluku itu menjelaskan program yang telah disusun yang merupakan penjabaran dari visi dan misi dirinya bersama Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat.
“Sebanyak 20 program unggulan telah disusun, penataan birokrasi sebagai fokus utamanya” ujar Amir kepada wartawan. Program kerja tersebut berpedoman pada strategi pembangunan daerah lima tahun mendatang.
“Visi yang bagus tak akan berjalan tanpa ASN yang baik,” ungkapnya. Pentingnya evaluasi dan kolaborasi antar ASN, menurutnya yang telah dibahas dalam apel bersama.
Selain itu, Sektor pendidikan juga menjadi alah satu unggulan, terutama untuk penyediaan anggaran atau beasiswa bagi anak dari keluarga tidak mampu yang ingin meneruskan perkuliahan di daerah lain, serta lulusan SMA sederajat yang akan mengikuti tes masuk TNI/Polri.
Sedangkan menyangkut kesejahteraan, akan bertumpu pada program makanan bergizi gratis (MBG) untuk anak yatim piatu, janda, dan anak sekolah yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming.
Selain itu, pembangunan rumah dinas ASN dan asrama mahasiswa untuk anak-anak pulau di Kota Tual.
Menyangkut program kesehatan diprioritaskan untuk peningkatan fasilitas kesehatan, termasuk renovasi rumah sakit. menurutnya, Pemerintah berharap mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat untuk mencapai target 99 persen keberhasilan program ini.
“Kami pun telah menyetujui penambahan insentif bagi dokter ahli dan spesial dengan kisaran Rp40 juga hingga Rp45 juta per bulan,” tandasnya.
Dia menegaskan, program-program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan terutama kualitas hidup masyarakat Kota Tual dalam lima tahun mendatang. (LB-04)







