Pantai Syota MBD Jadi Lokasi Bimtek Kewirausahaan Berbasis Ekraf

Tiakur, Lintas-Berita.com, – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar Pelatihan dan Bimbingan Teknis (bimtek) Kewirausahaan Berbasis Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang dipusatkan di Pantai Syota di Desa Klis, Kecamatan Pulau Moa, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan daerah itu.

Bimtek yang berlangsung pada Rabu, 30 April 2025 itu, dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati MBD Agustinus L. Kilikily. Wabup mengapresiasi bimtek tersebut yang dapat membantu membangun kemandirian ekonomi, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.

Pelatihan dan bimtek bertujuan membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diaplikasikan dalam usaha, memotivasi peserta untuk berusaha, melatih peserta secara bertahap agar memiliki kompetensi Kewirausahaan dan Bisnis.

Wabup menilai positif bimtek tersebut di pusatkan di Pantai Syota, karena pantai tersebut ditetapkan sebagai destinasi unggulan di MBD, setelah pada tahun 2022 meraih juara pertama Anugerah Pesona Indonesia (API) kategori Destinasi Wisata Baru.

Kendati demikian, menurut Wabup realita yang berkembang saat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa gerak ekonomi global sudah semakin deras, sehingga upaya untuk membangun sumber daya manusia kompeten harus terus dilakukan.

“Kebutuhan akan pelatihan dan bimbingan teknis serta pendampingan terus menerus untuk meningkatkan kualitas SDM, tidak dapat ditunda lagi atau diabaikan,” ujar Ary, sapaan akrab Wakil Bupati.

Bimtek kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif, dipandangnya sangat penting dan bermanfaat untuk membekali peserta dengan berbagai keterampilan dan pengetahuan sehingga dapat memulai dan mengelola usaha. Kegiatan ini juga dapat membantu membangun kemandirian ekonomi dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.

Manfaat pelatihan dan Bimtek ini adalah membangun kemandirian ekonomi, mengembangkan ide-ide bisnis inovatif, memanfaatkan sumber daya lokal, mengelola usaha dengan baik serta menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong inovasi, meningkatkan daya saing, diversifikasi ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pelatihan dan bimtek difokuskan pada salah satu dari 17 sub sektor ekonomi kreatif yakni sub sektor kuliner, mengingat di Dusun Syota tercatat ada empat kelompok memperoleh bantuan paket gerobak dorong dengan peralatan kulinernya pada tahun 2023.

Namun karena minimnya pengetahuan dan keterampilan, sehingga dirasa pelatihan dan bimtek perlu dilakukan kepada empat kelompok penerima bantuan maupun seluruh pelaku usaha ekraf yang ada di destinasi wisata Pantai Syota.

Pembukaan pelatihan dan bimtek turut dihadiri penjabat Sekda MBD Daud Reimialy, para asisten dan staf ahli Bupati, pimpinan OPD, Pasi Log Kodim 1511/P. Moa Lettu Arh Ruben Souhuwat, Kasat Binmas Polres MBD Iptu E Rangkoly, Kasi Pidum Kejari MBD, Reinaldo Sampe, Camat Pulau Moa Musa Alfons Tetrapoik, para Kades dan Kadus se-kecamatan Pulau Moa dan Rohaniawan Pendeta E Elwuar. (LB-01)

Penulis: Ari Wassar Editor: Jay Adrian
Exit mobile version