Ambon. Lintas-berita.com, – PT Bank Maluku Malut telah berusia 64 tahun, perayaan HUT dilakukan dengan sederhana di halaman kantor pusat bank plat merah itu pada, Sabtu 25 Oktober 2025.
Di usia yang semain tua, bank plat merah itu menyampaikan kemajuan yang cukup pesat dengan pertumbuhan yang signifikan, terutama dari sisi aset dan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-64 menyatakan, momentum ulang tahun bukan sekadar penambahan usia, melainkan refleksi atas capaian kinerja hingga posisi September 2025.
Dia mengatakan, per September 2025, aset Bank Maluku Malut tumbuh 14 persen year-on-year, sementara laba bersih naik 23 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan perbankan nasional.
“Ini berkat kerja keras seluruh pegawai, dukungan nasabah, dan kepercayaan para pemegang saham, terutama Pemegang Saham Pengendali,” kata Syahrisal.
Selain itu, Bank Maluku-Malut juga punya kontribusi besar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam lima tahun terakhir, kontribusi PAD naik signifikan dari Rp40 miliar menjadi Rp200 miliar.
“Ini berkat dukungan penuh dari seluruh pemerintah daerah sebagai pemegang saham,” katanya.
Menurutnya, semua kemajuan akan terus ditingkatkan, terutama memperkuat pondasi digital dengan meluncurkan platform Grace, sistem pembayaran elektronik internal yang akan segera terintegrasi dengan layanan publik di daerah.
Ia juga mengumumkan rencana pembangunan gedung kantor baru sebagai simbol modernisasi dan kesiapan menghadapi tantangan industri keuangan yang semakin kompleks.
Syahrisal juga menyampaikan apresiasi kepada OJK Maluku yang terus memberikan pengawasan dan dukungan dalam peningkatan tata kelola perbankan daerah.
“Kami sangat disuport oleh OJK, bahkan sebelum restrukturisasi dilakukan, rapat bersama telah dilaksanakan untuk memperkuat landasan hukum dan manajemen,” katanya.
Syahrisal turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Maluku dan Maluku Utara, Bupati dan Wali Kota se-Maluku dan Maluku Utara, serta para pegawai aktif dan pensiunan yang telah membangun fondasi kuat bagi Bank Maluku Malut.
“Kinerja yang kita capai hari ini adalah hasil kerja keras semua generasi Bank Maluku Malut. Semoga bank ini terus jaya dan menjadi berkat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten I Setda Provinsi Maluku, Djalaludin Salampessy, menegaskan Bank Maluku-Malut telah menunjukkan komitmen kuat, untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesehahteraan masyarakat di wilayah Maluku-Malut.
“Kami bangga karena 64 tahun bukan usia yang singkat. Ini adalah bukti nyata keteguhan, profesionalisme, dan kepercayaan masyarakat terhadap bank kebanggaan kita semua,” kata Gubernur.
Ia juga mengapresiasi langkah Bank Maluku-Malut yang telah mendukung pembayaran non-tunai pajak dan retribusi daerah, serta digitalisasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD RI) secara terintegrasi patut diapresiasi.
Termasuk, penyerahan sistem dan infrastruktur digital kepada pemerintah daerah secara gratis, tanpa biaya lisensi maupun pemeliharaan.
“Ini bentuk nyata kontribusi bank daerah dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-64 Bank Maluku mengusung tema “Kompetitif, Kontributif, dan Inovatif dalam Layanan Digital”. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembagian sembako gratis ke yayasan atau panti asuhan, pemeriksaan kesehatan gratis, pameran produk UMKM, jalan santai serta penyerahan mobil operasional sekolah kepada Pemerintah Kota Ambon (LB-04)







