Cuaca Buruk Tahan KM Sabuk Nusantara 34, Penumpang Terima Bantuan di Tepa

Tepa, Lintas-berita.com, – Cuaca ekstrem yang melanda perairan selatan Maluku memaksa sejumlah kapal menunda pelayaran.

Di Pulau Wetang, Kecamatan Babar Barat, Kabupten Maluku Barat Daya (MBD), penumpang KM Sabuk Nusantara 34 harus bertahan lebih lama setelah kapal tersebut berlabuh demi menghindari risiko gelombang tinggi.

Merespons kondisi itu, Kapolsek Tepa bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Babar Barat menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada para penumpang kapal tersebut, Senin siang, 19 Januari 2026.

Berdasarkan prakiraan cuaca Stasiun Meteorologi Mathilda Batlayeri Saumlaki, wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya berpotensi mengalami angin kencang dengan kecepatan 20–25 knot atau sekitar 37–45 kilometer per jam.

Kondisi ini diperkirakan berlangsung selama empat hingga lima hari dan berdampak pada tinggi gelombang laut yang mencapai 2 hingga 2,5 meter.

Situasi tersebut mendorong pemberlakuan peringatan berlayar bagi kapal-kapal di wilayah tertentu. KM Sabuk Nusantara 34 pun diminta menunda perjalanan dan berlabuh sementara di perairan Pulau Wetang guna menjamin keselamatan penumpang dan awak kapal.

Penyerahan bantuan dilakukan di Pantai Paspan, Desa Tepa. Bantuan diterima secara simbolis oleh Kapten KM Sabuk Nusantara 34, Marthen Laitera. Paket sembako yang disalurkan terdiri atas beras, telur, mi instan, dan air mineral.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Babar Barat D. Laipeny, Kapolsek Tepa Ipda Ekber M. Bauromi, Danramil 1511-03 Tepa Lettu Eduard S.R. Utukamen, serta perwakilan Syahbandar Tepa, Santi Garium.

Kapolsek Tepa Ipda Ekber M. Bauromi mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian aparat dan pemerintah kecamatan terhadap masyarakat yang terdampak cuaca ekstrem, khususnya para penumpang kapal.

“Keselamatan penumpang menjadi prioritas. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar selama mereka menunggu kondisi cuaca membaik,” ujarnya.

Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana mengapresiasi langkah cepat jajaran Polsek Tepa dan Forkopimcam yang dinilai sigap merespons situasi darurat di wilayah pesisir.

Menurut dia, kehadiran aparat di tengah masyarakat mencerminkan peran pelayanan publik yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga aspek kemanusiaan.

Kapolres juga mengimbau masyarakat serta pengguna transportasi laut agar terus memantau informasi cuaca dan mematuhi peringatan berlayar yang dikeluarkan otoritas terkait.

“Jangan memaksakan pelayaran saat cuaca tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama,” katanya.

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari pihak kapal maupun para penumpang KM Sabuk Nusantara 34. (LB-01)

Penulis: Ari Wassar Editor: Jay Adrian