Gubernur Paparkan Visi Ekonomi Daerah pada Wisuda Perdana Universitas Muhammadiyah Maluku

Universitas Muhammadiyah
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan saat menghadiri wisuda perdana Universitas Muhammadiyah Maluku di Ambon, Kamis (30/4/2026).

Ambon, Lintas-berita,com, – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memaparkan visi pembangunan ekonomi daerah saat menghadiri wisuda Angkatan I Universitas Muhammadiyah (UM) Maluku di LLDikti Wilayah XII, Karang Panjang, Ambon, Kamis, 30 April 2026.

Dalam sambutannya, Hendrik menegaskan bahwa Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan harus dikelola secara bertanggung jawab untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan memiliki komitmen membangun ekonomi Maluku secara berkelanjutan melalui pengelolaan potensi daerah yang terencana.

“Maluku dianugerahi sumber daya alam yang besar. Tantangannya adalah bagaimana potensi itu dikelola secara berkelanjutan agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Hendrik Lewerissa.

Ia juga menyoroti tingginya disparitas harga komoditas di Maluku akibat panjangnya rantai distribusi dan ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

Sebagai salah satu solusi, Pemerintah Provinsi Maluku tengah merancang pembangunan Maluku Integrated Port yang diproyeksikan menjadi pusat logistik strategis di kawasan timur Indonesia.

Menurut Hendrik, kawasan tersebut nantinya akan berkembang menjadi ekosistem ekonomi baru yang mencakup kawasan ekonomi khusus, pelabuhan logistik, pelabuhan perikanan, terminal LNG, hingga pusat pergudangan.

Prosesi wisuda perdana Universitas Muhammadiyah Maluku di Ambon, Kamis (30/4/2026).

Ia optimistis sejumlah proyek strategis, termasuk pengembangan Blok Abadi dan hilirisasi komoditas unggulan, dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Maluku pada masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Hendrik juga berpesan kepada para wisudawan agar tetap optimistis menghadapi tantangan global dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Wisuda bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal untuk berkarya dan membangun daerah dengan ilmu dan integritas yang dimiliki,” ujarnya.

Wisuda Angkatan I Universitas Muhammadiyah Maluku diikuti 49 wisudawan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 047/KEP/I.3.AU/E/2026 tentang Penetapan Wisudawan. Delapan di antaranya ditetapkan sebagai wisudawan terbaik melalui Surat Keputusan Nomor 048/KEP/I.3.AU/E/2026.

Acara tersebut turut dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, perwakilan Forkopimda Maluku, pimpinan perguruan tinggi, serta jajaran Pemerintah Provinsi Maluku. (LB-04)

Exit mobile version