Datang ke Wetar, Danrem Binaiya Pastikan Pengamanan Objek Vital Nasional

Danrem Binaiya
Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung berdialog bersama GM Operation dan Kepala Teknik Tambang PT. Batutua Tembaga Raya dan PT. Batutua Karisma Permai (BTR-BKP) Jimmy Bob Suroto, di Lurang, Pulau Wetar, Sabtu (12/5/2026).

Lurang, Lintas-berita.com, – Komandan Korem 151/Binaiya BrigjenTNI Raffles Manurung meninjau langsung pengamanan wilayah Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Selasa, 12 Mei 2026. Dalam kunjungan kerja itu, Danrem memastikan pengamanan objek vital nasional di kawasan pulau terluar berjalan optimal.

Kunjungan tersebut dipusatkan di wilayah operasional perusahaan Batutua Tembaga Raya dan Batutua Karisma Permai (BTR-BKP), dua perusahaan asing yang mengelola pertambangan nikel di Kecamatan Wetar Utara.

Danrem bersama rombongan Korem 151/Binaiya didampingi Komandan Kodim 1511/Pulau Moa Letkol Inf. Nuriman Siswandi, pejabat utama Korem Binaiya dan Kodim Pulau Moa serta jajaran pimpinan perusahaan.

Dalam sambutannya, Raffles Manurung menegaskan bahwa Korem 151/Binaiya memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas keamanan wilayah Maluku, termasuk kawasan strategis dan objek vital nasional yang berada di daerah perbatasan serta pulau terluar.

“Tugas dan tanggung jawab Korem jelas, yakni menjaga keamanan dan pertahanan wilayah Maluku serta memastikan seluruh aktivitas di wilayah dapat berjalan aman dan lancar,” kata Raffles.

Menurut dia, keberadaan objek vital nasional harus mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kepentingan negara dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, aparat teritorial diminta memahami setiap perkembangan situasi di wilayah tugas masing-masing.

“Bapak Presiden berkali-kali menyampaikan bahwa jangan sampai tingkat Babinsa, Danramil, Dandim, Danrem, hingga Kodam tidak mengetahui apa yang terjadi di wilayah,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Danrem juga mengevaluasi kebutuhan penguatan personel pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) di Wetar.

Korem 151/Binaiya, kata dia, sedang mengkaji kemungkinan penambahan personel hingga pembentukan satuan baru di wilayah tersebut.

Danrem Binaiya

“Kami sangat berkepentingan untuk mengecek apakah pengamanan Pulau Terluar perlu penambahan personel atau bahkan perlu didirikan batalyon di Pulau Wetar,” katanya.

Selain memantau pengamanan, Raffles turut meninjau pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang sedang berjalan di Pulau Wetar. Ia mengatakan keberadaan koperasi diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat setempat.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana perkembangan pembangunan koperasi dan manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Raffles.

Ia juga mengapresiasi perhatian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat di Pulau Wetar. Menurut dia, sinergi antara dunia usaha dan aparat keamanan penting untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

General Manager Operation dan Kepala Teknik Tambang BTR-BKP Jimmy Bob Suroto menyambut positif kunjungan Danrem bersama jajaran Korem 151/Binaiya. Menurut dia, pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dan kerja sama antara perusahaan dan TNI.

“Kunjungan ini menjadi wujud sinergi positif antara dunia usaha dan institusi TNI dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Jimmy.

Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus diperkuat guna mendukung stabilitas keamanan dan iklim investasi di wilayah Pulau Wetar maupun Maluku Barat Daya secara umum. (LB-01)