Moain, Lintas-berita.com, – Komandan Korem 151/Binaya Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung optimistis seluruh pekerjaan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Optimisme itu disampaikan Raffles usai meninjau langsung sejumlah lokasi proyek TMMD di Desa Moain, Senin (11/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi sejumlah pejabat utama Korem 151/Binaya dan Komandan Satuan Tugas TMMD Letkol Inf. Nuriman Siswandi.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana, termasuk rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, serta pengerjaan infrastruktur pendukung lainnya.
“Berdasarkan hasil peninjauan dan pemaparan di lapangan, progres pembangunan RTLH sudah hampir 80 persen,” kata Raffles.
Ia mengatakan pembangunan sumur bor juga menunjukkan perkembangan signifikan dan diperkirakan selesai dalam waktu kurang dari satu pekan, termasuk pemasangan jaringan pipa dan keran air untuk distribusi bagi warga.

Menurut dia, beberapa pekerjaan fisik bahkan telah rampung sepenuhnya, termasuk pembangunan jalan rabat beton serta rehabilitasi sumber air bersih di desa Moain.
“Jalan sudah rampung 100 persen. Saya yakin saat penutupan nanti seluruh pekerjaan sudah selesai dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Danrem bersama Dandim 1511/Pulau Moa meninjau perbaikan RTLH milik dua warga Desa Moain, yakni Marthen Kaidulu dan Ribka.
Rumah Marthen dibangun kembali karena kondisi bangunan sebelumnya dinilai tidak layak huni. Marthen merupakan warga yang berjasa karena telah memberikan sebidang tanah milik keluarganya untuk lokasi pembangunan markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (P) di wilayah tersebut.
Danrem Raffles turut meninjau pembangunan asrama prajurit Batalyon Infanteri TP yang sedang dikerjakan.
Selain di Desa Moain, Danrem juga mengunjungi Desa Persiapan Poliwu untuk melihat pelaksanaan program pengeboran sumur bor yang disiapkan guna memenuhi kebutuhan air bagi ternak kerbau, sapi, dan kuda milik masyarakat.

Danrem mengapresiasi kinerja Kodim 1511/Pulau Moa yang dinilai mampu melaksanakan program TMMD sesuai target. Ia menyebut capaian tersebut menjadi bukti keseriusan satuan dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Selain sasaran utama TMMD, Danrem juga menyoroti adanya pembangunan tambahan yang dilakukan di luar program pokok. Fasilitas tambahan tersebut antara lain kandang jepit, perpustakaan, serta tempat ibadah untuk masyarakat.
Menurut dia, pembangunan tambahan itu menunjukkan kepedulian satuan terhadap kebutuhan warga di desa sasaran TMMD.
“Di luar anggaran yang ada, masih bisa membangun fasilitas lainnya untuk masyarakat. Itu sesuatu yang luar biasa dan sangat bermanfaat,” kata Raffles.
Program TMMD Ke-128 di Desa Moain merupakan bagian dari upaya TNI mendukung pembangunan wilayah terpencil melalui pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (LB-01)







