AMBON, Lintas-berita.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi menggelar Ambon Car Free Night yang mengubah wajah pusat kota menjadi ruang publik yang meriah, penuh warna, dan bebas kendaraan bermotor, Selasa malam. Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIT ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian penyambutan delegasi Sea to Indonesia yang tengah berkunjung ke Provinsi Maluku.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, Wakil Wali Kota, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan perangkat daerah, para asisten, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, serta berbagai pemangku kepentingan.
Turut hadir perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX Maluku, mitra strategis PT Campina Ice Cream Industry, pelaku usaha, komunitas seni, pelaku UMKM, dan ratusan masyarakat yang memadati kawasan kegiatan.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin Pendeta Jonatan Siwalet dan Ustadz Saiful Al Maskati sebagai ungkapan syukur sekaligus memohon kelancaran pelaksanaan kegiatan yang berlangsung hingga dini hari.
Ketua panitia menjelaskan bahwa Ambon Car Free Night merupakan implementasi kebijakan strategis Wali Kota Ambon untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, mendukung status Ambon sebagai Kota Musik Dunia, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM kuliner, seniman, dan komunitas untuk menampilkan karya unggulan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan daya tarik pariwisata berbasis kegiatan,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan perdana ini, sebanyak 48 pelaku UMKM, tujuh penyanyi, dua grup musik, dan satu sanggar tari ambil bagian dengan menampilkan berbagai pertunjukan, mulai dari kolaborasi musik ukulele, paduan suara, hingga tarian tradisional yang dikemas secara modern.
Panitia juga mengungkapkan, sepanjang tahun 2026 telah terselenggara 49 kegiatan ekonomi kreatif di Kota Ambon, dengan 45 di antaranya merupakan inisiatif komunitas yang memberikan dampak ekonomi hingga puluhan miliar rupiah.
Perwakilan PT Campina Ice Cream Industry menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menegaskan bahwa Ambon Car Free Night merupakan langkah nyata pemerintah dalam membuka ruang bagi pertumbuhan industri kreatif dan UMKM.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata memberikan ruang bagi industri kreatif dan UMKM untuk tumbuh dan mandiri. Ekonomi kreatif dengan musik sebagai penggerak adalah kekuatan besar untuk mengangkat nama Ambon,” kata Bodewin.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin, minimal dua pekan sekali atau sebulan sekali di lokasi yang sama agar manfaat ekonomi dan sosialnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Selain menjadi ruang ekonomi kreatif, Ambon Car Free Night juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi pariwisata. Kegiatan ini dihadiri delegasi Sea to Indonesia dari 17 negara yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan potensi daerah, memberdayakan ekonomi lokal, serta memperkuat pembangunan wilayah maritim.
“Kepada seluruh tamu dari berbagai negara, kami membuka hati dan menyambut dengan penuh keramahan. Nikmatilah keindahan Ambon. Semoga kunjungan ini menjadi awal terjalinnya kerja sama dan persahabatan yang semakin erat,” ujar Bodewin.(LB.04)







