Kodaeral IX dan OJK Maluku Perkuat Sinergi Cegah Kejahatan Finansial Digital

Ambon, Lintas-Berita.com,– Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku memperkuat sinergi kelembagaan dalam meningkatkan literasi keuangan sekaligus mencegah maraknya kejahatan finansial berbasis digital di wilayah Maluku.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan Kepala OJK Provinsi Maluku beserta jajaran kepada Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., yang berlangsung di Ruang Kerja Dankodaeral IX, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Kamis (20/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan edukasi dan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan finansial digital yang berkembang di tengah masyarakat. Beberapa di antaranya pinjaman online (pinjol) ilegal, judi online (judol), serta berbagai modus penipuan digital yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi.

Ancaman tersebut tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap prajurit TNI AL beserta keluarga besarnya. Karena itu, peningkatan pemahaman mengenai layanan keuangan yang legal dan aman dinilai penting sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Dankodaeral IX mengapresiasi kunjungan jajaran OJK Provinsi Maluku dan menegaskan kesiapan Kodaeral IX untuk mendukung langkah pencegahan kejahatan finansial digital melalui edukasi, sosialisasi, serta penguatan koordinasi lintas sektor.

“Ancaman judi online dan pinjaman online ilegal saat ini sangat meresahkan dan berpotensi memberikan dampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat maupun prajurit. Karena itu, langkah preventif, sosialisasi, dan pengawasan bersama sangat penting untuk meningkatkan pemahaman serta mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan finansial digital,” ujar Hanarko.

Menurutnya, penguatan literasi keuangan merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun kesadaran masyarakat agar lebih cermat memilih dan menggunakan produk maupun layanan jasa keuangan.

Masyarakat, termasuk prajurit dan keluarga besar TNI AL, diharapkan mampu mengenali layanan keuangan yang legal, memahami risiko transaksi digital, serta tidak mudah tergiur tawaran investasi, pinjaman, maupun aktivitas keuangan lainnya yang tidak memiliki dasar hukum dan pengawasan yang jelas.

Dalam pertemuan tersebut, Dankodaeral IX didampingi Asrena Dankodaeral IX dan Kakuwil Kodaeral IX. Sementara dari OJK Provinsi Maluku hadir sejumlah pejabat dan staf terkait.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Kodaeral IX dan OJK Provinsi Maluku, khususnya dalam memperluas edukasi literasi keuangan serta meningkatkan kesadaran mengenai keamanan transaksi dan layanan keuangan digital.

Sinergi kedua lembaga diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi prajurit, keluarga besar Kodaeral IX, dan masyarakat Maluku dari berbagai bentuk kejahatan finansial digital, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem keuangan yang aman, sehat, dan kondusif di daerah.
(LB.04)

Penulis: Lely H Editor: Lintas-berita.com