Anos Yeremias Imbau Warga Maluku Waspadai Kabut Asap, Minta Masker dan Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Oplus_16908288

AMBON, Lintas-berita.com,- Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, mengimbau masyarakat di Kota Ambon dan sejumlah wilayah di Maluku yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan.

Anos menegaskan, paparan kabut asap perlu menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah saat kualitas udara terganggu.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, Anos mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku terkait upaya perlindungan kesehatan warga yang terdampak kabut asap.

Menurutnya, koordinasi tersebut ditindaklanjuti dengan penyuratan kepada dinas kesehatan kabupaten/kota untuk membantu penyediaan masker bagi masyarakat di wilayah terdampak.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku atas perhatian dan langkah yang telah dilakukan. Kami berharap bantuan tersebut dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Anos, Senin (12/10/2026).

Meski demikian, Anos mengingatkan masyarakat yang mampu agar tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah. Ia mengajak warga menyiapkan masker secara mandiri bagi diri sendiri dan keluarga, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

“Kesadaran menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri. Mari masing-masing menyiapkan masker untuk diri dan keluarga. Jangan menunggu bantuan baru mengambil langkah perlindungan,” tegasnya.

Selain menggunakan masker, masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap semakin pekat. Perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Anos turut mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul selama terpapar kabut asap. Warga yang mengalami keluhan kesehatan diharapkan segera mendatangi puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.

Ia menilai, upaya pencegahan juga perlu disertai edukasi yang memadai dari tenaga kesehatan. Edukasi tersebut mencakup pemilihan masker yang sesuai, cara penggunaan yang benar, serta langkah-langkah untuk meminimalkan paparan kabut asap.

Anos berharap koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dapat berjalan efektif sehingga bantuan dan informasi kesehatan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kepedulian pemerintah dan kesadaran masyarakat harus berjalan bersama. Mari katong saling mengingatkan dan membantu basudara yang membutuhkan, supaya kesehatan masyarakat tetap terjaga,” tutupnya.(LB.04)

Penulis: Lely H Editor: Lintas-berita.com