PAW Dadiara, Tokoh Muda Pulau Kisar Geram Terhadap Sikap Ketua OKK PKP Maluku.

PAW Dadiara, Tokoh Muda Pulau Kisar Geram Terhadap Sikap Ketua OKK PKP Maluku.

Wonreli, Lintasberita.com_ Setelah dikonfirmasi media ini Oleh Jordan Samloy Rabu 24/08/2022, Mengatakan Bahwa Berdasarkan tagline berita yang publish pada tanggal 22 agustus 2022 dengan judul Pesiwarissa minta PAW pattipeilohi dan Dadiara dari anggota DPRD di percepat

Menurut pesiwarissa yang saat ini menjabat sebagai ketua DPP PKP Maluku bidang organisasi kaderisasi dan keanggotaan (OKK) bahwa penyebab PAW tersebut adalah kader tersebut di nilai tidak memberikan kontribusi untuk mengembangkan PKP Maluku.

Pesiwarissa juga mendesak Dewan Pimpinan Nasional DPN PKP untuk segera mempercepat PAW anggota DPRD yang salah satunya Alex Dadiara sebagai DPRD MBD.

Ungkap Jordan Samloy yang juga mantan Ketua Umum Persekutuan Pemuda Pelajar Mahasiswa Asal Pulau Kisar (PMAPK) Periode 2018-2020, sebagai pemuda Maluku Barat Daya, yang juga Putra Asli Dapil 1 (Kisar). Dapil tempat seorang Alex Dadiara di lahirkan menjadi anggota DPRD MBD dari Partai PKPI. terkait dengan isu PAW dari Partai yang sudah di publish di publik dan di baca semua kalangan. Saya kemudian melihat ada ketidakcakapan penilaian kinerja terhadap seorang Alex Dadiara di kursi DPRD dari Partai PKPI Maluku. pasalnya, kinerja seorang Alex Dadiara sangat kami dambakan sebagai masyarakat. Mengapa. Masyarakat MBD saat ini harus bergembira dan berterima kasih atas perjuangan Beliau yang bersama teman” DPRD di tim Bappingperda dalam menggagas 10 perda yang sangat penting bagi masyarakat MBD.

“Tutur Samloy” Diantaranya Perda Pelegalan Sopi di wilayah MBD dan Status Desa Adat di wilayah Kab. MBD. sayang sekali jika potensi dan kinerja yang Beliau miliki dan lakukan harus berakhir dengan PAW Partai karna di nilai tidak berkontribusi di Partai. Padahal, MBD terlebih dapil 1 masih membutuhkan seorang Alex Dadiara dalam menyampaikan dan mengawal Aspirasi masyarakatnya.

“Bebernya” Apalagi seorang Alex Dadiara sangat aktif dan berperan penting dalam membawa kegelisahan masyarakat terlebih dapil 1 MBD. sayang sekali jika kader yang punya kualitas dan kinerja yang sebagus ini harus di PAW kan dari PKPI.

“Menurutnya” persoalan PAW saya tidak masuk dalam urusan internal partai, itu haknya mereka di partai. Yang saya sesali sebagai masyarakat adalah potensi dan kualitas Bapa Alex Dadiara tidak di lihat oleh partai. Lagian, belum tentu di pileg 2024 PKPI mampu mencetak 1 kursi DPRD MBD lagi dari Dapil 1 kalau Pa alex di PAW kan dari kursi DPRD, kemudian terlepas dari aturan partai terkait dengan PAW juga ada prosedur dan mekanismenya yang telah diatur dalam undang-undang MD3 Seorang Anggota DPRD di PAW apabila
a. Meninggal dunia
b. Mengundurkan diri
c. Diberhentikan

Poin C, ini yang bisa putuskan diberhentikan dari partai hanya pengurus Pusat.

“Samloy Juga Menduga bahwa PAW terjadi juga karena kedekatan Pa Alex dan Bupati MBD Karena kepentingan 2024. Saya kemudian bertanya dalam diri saya, bukankah PKPI kemarin mendukung pasangan BTN-ARI sehingga beliau harus membangun komunikasi yang lebih intens dengan pemerintah daerah MBD ?? (Semoga isunya tidak benar).

Sebagai masyarakat dari kalangan pemuda, saya mengajak basudara semua untuk mari sama-sama kita kawal DPRD yang punya kualitas dan kinerjanya baik namun karena kepentingan segelintir orang, harus di PAW kan dari kursi DPRD.

kutipan terakhir saya, mungkin nama DPR sudah menjadi citra buruk masyarakat. Namun percayalah, masih ada orang baik yang punya moral lakukan untuk masyarakatnya. “Tutup Jordan Samloy.(LB.03)