Ambon, Lintas-berita.com, – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, mendorong penguatan infrastruktur dan manajemen 20 Koperasi Merah Putih di wilayahnya, agar mampu menopang perekonomian masyarakat kecil dan terbebas dari praktik tengkulak maupun lintah darat.
Hal itu disampaikan usai mengikuti peluncuran nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara daring yang dipusatkan di Kabupaten Klaten, Senin (21/7/2025).
Menurut dia, keberadaan koperasi tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat kecil, terutama dalam mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak dan praktik pinjaman berbunga tinggi.
“Keberadaan koperasi ini diharapkan dapat menolong masyarakat kecil dan meningkatkan kesejahteraan melalui gerai-gerai usaha yang dikelola koperasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, koperasi tidak hanya bergerak pada layanan simpan pinjam, tetapi juga dapat mengembangkan unit usaha produktif yang berdampak langsung terhadap ekonomi keluarga di tingkat desa dan kelurahan.
Selain itu, operasional koperasi berada dalam pengawasan Dinas Koperasi secara kelembagaan serta Inspektorat guna memastikan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan.
Wakil wali kota juga meminta para ketua koperasi lebih proaktif dan kreatif dalam menggerakkan organisasi, termasuk memaksimalkan infrastruktur yang tersedia serta memperluas keanggotaan agar manfaat koperasi dapat dirasakan lebih luas.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ambon, Feby Siegers, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan Koperasi Merah Putih sesuai petunjuk kementerian teknis yang membidangi koperasi.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah berbadan hukum dalam agenda yang dipusatkan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Pemerintah Kota Ambon berharap kehadiran Koperasi Merah Putih dapat memperkuat struktur ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat di tingkat lokal. (LB-03)







