Rutan Ambon Tanam 30 Tanaman Produktif, Bekali Warga Binaan Keterampilan Pertanian

AMBON, LINTAS-BERITA.COM,- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus mengembangkan program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan pertanian produktif. Kali ini, Rutan Ambon menanam 15 pohon cabai dan 15 pohon terong untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan bercocok tanam, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan rutan agar lebih produktif dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Melalui program tersebut, warga binaan mendapat kesempatan mempelajari teknik dasar budidaya tanaman, mulai dari penanaman hingga perawatan dan pemeliharaan, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang optimal.

Selain mendukung ketersediaan bahan pangan, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, serta semangat kerja produktif selama warga binaan menjalani masa pembinaan.

Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Meta Putra, mengatakan penanaman cabai dan terong merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan penanaman ini, kami ingin mendorong warga binaan agar lebih produktif dan memiliki keterampilan yang bermanfaat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan semangat kemandirian, sekaligus mendukung pemanfaatan lahan untuk menghasilkan tanaman pangan yang bernilai guna,” ujar Meta Putra.

Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Pertanian

Kepala Subseksi Bimbingan Kerja Rutan Ambon, Ode Ena, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar langsung mengenai budidaya tanaman.

Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam proses penanaman hingga perawatan menjadi bagian penting dalam membangun keterampilan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab.

“Kami terus berupaya mengembangkan kegiatan pembinaan kerja yang produktif dan memiliki manfaat nyata. Melalui penanaman 15 pohon cabai dan 15 pohon terong ini, warga binaan dapat belajar bagaimana merawat tanaman dengan baik, menjaga kedisiplinan, serta memahami proses menghasilkan produk pertanian. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal bagi mereka ketika kembali ke masyarakat,” ungkap Ode Ena.

Salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut, Yasin, mengaku senang karena memperoleh pengalaman baru dalam bercocok tanam.

“Saya senang bisa mengikuti kegiatan penanaman cabai dan terong ini karena kami dapat belajar cara menanam dan merawat tanaman dengan baik. Saya berharap tanaman yang kami tanam bisa tumbuh subur dan nantinya menghasilkan panen yang bermanfaat. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi kami,” ujar Yasin.

Dukung Ketahanan Pangan di Lingkungan Rutan

Melalui kegiatan pertanian produktif ini, Rutan Ambon berharap warga binaan memperoleh keterampilan praktis yang dapat dikembangkan setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke tengah masyarakat.

Keterampilan bercocok tanam diharapkan dapat menjadi bekal untuk mendorong kemandirian sekaligus membuka peluang usaha di bidang pertanian.

Rutan Ambon berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Dengan perawatan rutin, 30 tanaman cabai dan terong yang telah ditanam diharapkan tumbuh subur sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Rutan Kelas IIA Ambon dalam memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan dan mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan secara optimal.(LB/04)

Penulis: Lely H Editor: Lintas-berita.com